- Agresi militer AS-Israel telah merusak 131 monumen bersejarah dan 64 fasilitas pariwisata di Iran, dengan kerusakan terparah berada di wilayah ibu kota Teheran.
- Menlu Iran Abbas Araghchi mengutuk keras serangan terhadap situs warisan dunia tersebut dan mengecam sikap diam UNESCO yang dinilai tidak bisa diterima.
- Serangan terhadap warisan budaya ini merupakan kejahatan perang yang melanggar Konvensi Den Haag 1954, memicu balasan sah dari pihak militer Iran ke pangkalan musuh.
"Israel mengebom monumen bersejarah Iran sejak abad ke-14. Beberapa Situs Warisan Dunia UNESCO telah diserang."
"Wajar jika sebuah rezim yang tidak akan bertahan seabad pun membenci negara-negara dengan masa lalu yang kuno. Tapi di manakah UNESCO? Sikap diamnya tidak bisa diterima,"
Berdasarkan Konvensi Den Haag 1954 dan Statuta Roma, setiap bentuk serangan peninggalan terhadap budaya sejati adalah pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter dan merupakan kejahatan perang.
Konflik mematikan ini sendiri mulai pecah pada akhir bulan Februari ketika angkatan bersenjata Amerika Serikat dan Israel menyerang 30 target penting di seluruh penjuru ibu kota Iran.
Sejak saat itu, pasukan militer Teheran terus melancarkan serangan balasan yang sah menggunakan rudal rentetan dan pesawat tak berawak ke berbagai wilayah pendudukan musuh.
Para pejabat senior Iran berulang kali menegaskan bahwa keputusan taktis untuk menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan regional murni merupakan tindakan pertahanan diri.
Merujuk pada Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Teheran mengeklaim bahwa mereka memiliki hak hukum penuh yang sah untuk membela diri dari segala bentuk tindakan agresi.
Berita Terkait
-
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
-
DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina
-
Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'
-
Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon
-
Jejak Hitam Ghalibaf, Ketua DPR Iran yang Disebut Jadi Jagoan Trump
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan
-
Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah
-
Jelang Vonis, Nadiem Makarim: Allah Tidak Akan Pernah Meninggalkan Saya
-
Gerindra Minta Evaluasi Total Latsarmil, Tapi KDMP dan KNMP Harus Tetap Jalan
-
Kemensos Ungkap Alasan Libatkan Taruna TNI di Sekolah Rakyat
-
Mawar Kuning dan Tangis Haru Nadiem Makarim Jelang Sidang Vonis
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1.719 Jiwa, Hampir 50 Ribu Orang Hilang
-
Pendukung hingga Driver Gojek Padati PN Jakpus, Polisi Siaga Jelang Vonis Nadiem
-
Siapa Lucas Trejo? Pesepakbola Argentina Sedih Istri dan 2 Anaknya Tewas di Gempa Venezuela
-
Kemhan Setop Latsarmil SPPI! Latihan Fisik Dikurangi dan Menembak Dihapus Usai 5 Peserta Tewas