News / Metropolitan
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB
Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah TKP penemuan mayat di kios Ayam Geprek Perumahan Mega Regency Blok D33, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Baca 10 detik
  • Dua rekan kerja inisial S dan ANC membunuh Abdul Hamid di Bekasi karena korban menolak ajakan mencuri mobil majikan.
  • Korban ditemukan termutilasi dalam *freezer* ruko ayam geprek milik majikan pada Sabtu, 28 Maret 2026.
  • Polisi berhasil menemukan bagian tubuh korban yang hilang di Bogor, dan kedua pelaku telah ditahan Polda Metro Jaya.

Suara.com - Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan dan mutilasi Abdul Hamid (39), pegawai kios ayam geprek di Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Aksi keji itu ternyata dilakukan dua rekan kerjanya berinisial S (27) dan ANC (23) karena korban menolak ajakan mencuri mobil milik majikannya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan ajakan itu ditolak mentah-mentah oleh korban hingga memicu emosi pelaku dan berujung pada aksi sadis tersebut.

“Korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban," ungkap Iman kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Iman menjelaskan, rencana awal para pelaku sebenarnya ingin mencuri mobil milik majikan mereka. Namun, rencana itu berubah karena sistem keamanan yang cukup ketat.

Meski target pencurian sudah berubah, korban saat itu tetap menolak terlibat.

“Si korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Akhirnya si tersangka membunuh korban tersebut,” beber Iman.

Disimpan Dalam Freezer

Kasus ini mencuat setelah sang majikan menemukan jasad Abdul  dalam kondisi termutilasi di dalam freezer ruko ayam geprek miliknya di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, (28/3/2026).

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Merto Jaya AKBP ABdul Rahim menyebut kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan.

Baca Juga: Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban

“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” jelas Abdul, Minggu (29/3/2026).

Perkembangan terbaru, polisi memastikan bagian tubuh korban yang sempat hilang itu kini telah ditemukan di wilayah Cariu, Bogor. Dengan ditemukannya bagian tubuh tersebut, jasad korban kini dinyatakan telah lengkap.

Sementara kedua pelaku  kekinian juga telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. 

Load More