- Irawan Prakoso bersaksi di sidang dugaan korupsi Pertamina bahwa ia tidak pernah mendesak penyewaan terminal BBM PT OTM.
- Kesaksian Irawan membantah tuduhan dakwaan terkait penyampaian pesan Riza Chalid mengenai sewa TBBM Merak kepada Hanung Budya.
- Irawan juga membantah mengetahui tunggakan sewa TBBM OTM oleh Pertamina dan mengklaim mobil sitaan adalah miliknya.
“Saya tidak pernah komunikasi dengan Pak Suhartoko,” katanya.
Irawan juga mengaku tidak mengetahui adanya isu Pertamina mengunggak membayar sewa terminal BBM milik PT OTM. Ditekankan, Kerry Riza tidak pernah menceritakan mengenai hal tersebut.
"Kemudian nih Pak, antara tahun 2014 sampai 2017 apakah Kerry atau direkturnya Pak Gading pernah menghubungi Bapak atau entah dari mana Bapak tahu bahwa penggunaan fasilitas TBBM Merak belum dibayar oleh Pertamina? Sehingga minta tolong Bapak untuk menyelesaikannya atau gimana?" tanya Aldres.
"Oh enggak, enggak pernah," jawab Irawan.
"Bapak pernah tahu bahwa 2014 sampai 2017 Pertamina tidak membayar penggunaan TBBM itu, pernah diceritakan enggak Pak?" cecar Aldres.
"Tidak tahu," tegas Irawan.
Seusai persidangan, Irawan menegaskan tidak pernah menekan Hanung, Alfian, atau pihak Pertamina lainnya terkait penyewaan terminal BBM milik PT OTM.
"Saya tegaskan ya sekali lagi dalam persidangan tadi. Yang pertama, saya tidak pernah namanya menekan Pak Hanung, ya, atau Pak Alfian, baik atas nama saya sendiri atau atas nama Pak Mohammad Riza Chalid atau atas nama OTM," kata Irawan.
Ditegaskan dalam pertemuannya dengan Hanung, Irawan juga menegaskan tidak pernah mengatasnamakan atau menyampaikan pesan Riza Chalid. Irawan juga tidak pernah membicarakan masalah OTM dan penyewaan terminal BBM dalam pertemuannya dengan Hanung.
Baca Juga: Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
"Jadi yang saya bicarakan adalah masalah peluang bisnis lainnya. Yaitu waktu itu saya yang saya sampaikan di sidang juga bahwa waktu itu saya ingin apa namanya, ingin merintis bisnis biosolar. Walaupun pada akhirnya bisnis itu tidak terjadi. Jadi sebenarnya itu uh, pada prinsipnya," katanya
Irawan tak khawatir dengan ancaman jaksa yang meminta majelis hakim menetapkannya sebagai tersangka pemberian keterangan palsu di persidangan. Irawan menekankan telah menyampaikan keterangan dengan sebenar-benarnya.
""Ya kalau saya, kalau saya tidak memberikan keterangan palsu, saya memberikan keterangan sebenarnya, ya buat apa saya takut? Ya kan? Itu aja kan sesimpel itu," tegasnya.
Irawan juga membantah lima unit mobil yang disita Kejaksaan Agung merupakan milik Riza Chalid. Irawan menekankan, mobil-mobil tersebut merupakan miliknya.
"Mobil-mobil itu adalah hasil kerja keras saya, hasil keringat saya sendiri, ya kan? Tidak ada keterkaitannya sama sekali dengan uh, Mohammad Riza Chalid. Gitu. Jadi mudah-mudahan ya mobil itu bisa dikembalikan kembali ke saya," katanya.
Berita Terkait
-
Apakah Kapal Tanker Indonesia Boleh Melewati Selat Hormuz? Cek Info Terkini
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
-
Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global
-
Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara
-
Isu BBM Naik Per 1 April 2026, Begini Cara Cek Harga Resmi Pertamina Biar Gak Kena Hoaks
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing
-
Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok
-
Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit
-
'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai
-
Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia
-
Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!