- WN Korea Selatan rugi Rp1,6 miliar tertipu dua WN Liberia pelaku penipuan modus Black Dollar.
- Pelaku meyakinkan korban dengan demonstrasi "mencuci" tumpukan kertas hitam menjadi dolar asli.
- Polisi meringkus I dan DST, sindikat ini menarget WNA dengan iming-iming penggandaan uang dolar.
Suara.com - Kedok penipuan bermodus ‘Black Dollar’ kembali memakan korban. Tak tanggung-tanggung, seorang warga negara (WN) Korea Selatan harus merugi hingga Rp1,6 miliar setelah teperdaya oleh aksi licin dua pria asal Liberia berinisial I dan DST.
Kasus ini terungkap setelah jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat meringkus para pelaku.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Raden Dwi Kennardi, membeberkan bahwa para pelaku menjerat korban dengan iming-iming investasi uang dolar yang diklaim bisa "digandakan".
Trik 'Uang Dicuci' untuk Bangun Kepercayaan
Modus yang dijalankan terbilang rapi. Pelaku meyakinkan korban bahwa mereka memiliki tumpukan uang dolar berwarna hitam yang bisa berubah menjadi uang asli jika dibasuh dengan cairan kimia khusus.
Untuk memuluskan aksinya, pelaku sempat mempraktikkan cara ‘mencuci’ uang tersebut di hadapan korban. Mereka bahkan memberikan beberapa lembar dolar asli hasil cucian tersebut agar korban percaya sepenuhnya.
“Hal itu dilakukan untuk membangun kepercayaan korban, agar korban mau menyerahkan uang dengan jumlah yang lebih banyak,” ungkap Kompol Kennardi.
Hanya Tumpukan Kertas Hitam
Setelah korban terpikat, pelaku mulai meminta uang secara bertahap. Alibinya beragam, mulai dari biaya menebus koper yang tertahan di bandara hingga uang tambahan untuk membeli cairan pembersih.
Baca Juga: Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
Namun, bak disambar petir, korban akhirnya sadar telah tertipu saat mendapati tumpukan "uang" yang dijanjikan hanyalah kertas hitam tak berharga.
“Untuk keseluruhannya ternyata tidak ada uang tersebut, hanya kertas hitam saja,” kata Kenn dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Mirisnya lagi, hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa ‘cairan kimia khusus’ yang digembar-gemborkan pelaku hanyalah campuran air dan deterjen biasa.
Incar Sesama WNA, Satu Pelaku Masih Buron
Polisi menyebut sindikat ini memang mengincar sesama warga negara asing yang dianggap memiliki kemampuan finansial mumpuni. Sebelum beraksi, mereka melakukan riset mendalam dan menjalin komunikasi intens untuk mengetahui latar belakang calon korbannya.
Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial, mulai dari koper berisi tumpukan kertas hitam, botol cairan pembersih, hingga rekaman CCTV saat penyerahan uang berlangsung.
Berita Terkait
-
Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen
-
Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta
-
Beredar Surat Panggilan Palsu, KPK Minta Masyarakat Waspada Penipuan
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
-
Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo
-
Viral Aksi Cabul Maling di Jagakarsa: Mondar-mandir Sambil Masturbasi Lalu Gondol Komponen Mobil
-
Ferry Irwandi Bongkar Kejanggalan Kasus Korupsi Amsal Sitepu: Paling Konyol dan Memalukan
-
KPK Ungkap Tersangka Kasus Haji Ketum Kesthuri Berada di Arab Saudi
-
Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM
-
Kejar Bukti Tambahan, KPK Tambah Durasi Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 40 Hari ke Depan
-
Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen
-
Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan