Ibunda Praka Farizal Rhomadhon, Supinah dan sang ayah Senam di rumah duka, Ledok, Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Selasa (31/3/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
- Keluarga Praka Farizal Rhomadhon di Kulon Progo menunggu kepastian jadwal kepulangan jenazah setelah gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.
- Proses repatriasi jenazah saat ini terkendala prosedur birokrasi internasional serta penutupan ruang udara akibat konflik bersenjata di Lebanon.
- Pihak TNI terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan kelancaran evakuasi dan penghormatan resmi setibanya jenazah di tanah air.
"Sehingga harus melibatkan melalui bandara-bandara di negara sekitar dan sudah langsung di-handle sama Kementerian Luar Negeri sama Atase Pertahanan," tambahnya.
Rencananya, kata Dimar, setibanya di tanah air nanti, jenazah akan menerima penghormatan resmi dari negara sebelum diterbangkan ke kampung halaman.
"Mungkin akan dilakukan (penghormatan) di Mabes TNI atau mungkin di PMPP atau di Kemhan, kemudian baru dibawa ke Aceh, tapi mungkin tidak ke Aceh, tapi nanti langsung mungkin bisa ke sini (Kulon Progo)," tandasnya.
Saat ini, kediaman almarhum di Kulon Progo telah dipenuhi karangan bunga dan tenda duka sebagai persiapan menyambut kedatangan sang prajurit.
Komentar
Berita Terkait
-
Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
Indonesia Marah Besar di PBB Setelah 3 Pasukan TNI Gugur Akibat Serangan Militer Israel
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Andre Rosiade Ungkap Strategi Rahasia Prabowo sehingga Harga BBM Tak Naik
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo Didesak Kecam AS-Israel dan Tarik Diri dari BoP
-
Menlu Iran Tantang AS, Sebut Serangan Darat Tak Akan Terjadi
-
PBB Minta Israel Batalkan UU Hukuman Mati Warga Palestina
-
Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global
-
Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi
-
KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai
-
Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?
-
ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran
-
Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!