- Tersangka Rismon Sianipar mencapai kesepakatan damai melalui mekanisme Restorative Justice dengan para pelapor kasus fitnah ijazah palsu Jokowi.
- Proses perdamaian resmi ditandatangani di Polda Metro Jaya pada Rabu, 1 April 2026, guna menghentikan penyidikan perkara.
- Rismon mengakui keaslian ijazah Jokowi dan berkomitmen menerbitkan buku bantahan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas kekeliruan analisisnya.
Suara.com - Polemik hukum terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi memasuki babak baru. Setelah sempat memanas, para pelapor akhirnya memberikan lampu hijau dan menyetujui permohonan Restorative Justice (RJ) yang diajukan oleh tersangka, Rismon Sianipar.
Kesepakatan ini dikukuhkan di Polda Metro Jaya, Jakarta pada Rabu (1/4/2026).
Tiga pelapor, Lechumanan dari Peradi Bersatu, Maret Sueken, dan Andi Kurniawan hadir langsung untuk menandatangani berkas persetujuan RJ.
Langkah ini menyusul sikap serupa yang telah diambil oleh Jokowi melalui kuasa hukumnya setelah menerima langsung kedatangan sekaligus permohonan maaf Rismon di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (12/3/202
Dengan restu dari seluruh pelapor, status hukum Rismon kini tinggal selangkah lagi menuju penghentian penyidikan atau SP3.
“Keempat pihak itu sudah setuju untuk dilanjutkannya proses RJ untuk SP3,” ujar Rismon usai proses penandatanganan RJ di Polda Metro Jaya, Rabu (1/4/2026).
Sikap para pelapor ini bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan respons atas pengakuan terbuka Rismon yang kini menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli.
Rismon menyebut perubahan sikapnya adalah bentuk independensi intelektual sebagai peneliti, meski hal itu membuatnya harus "pecah kongsi" dengan Roy Suryo dan dr. Tifa yang sebelumnya dikenal dengan sebutan trio RRT.
Sebagai bagian dari proses perdamaian, Rismon pun berkomitmen melakukan pertanggungjawaban publik.
Baca Juga: Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Ia berjanji akan menerbitkan buku baru yang isinya mematahkan seluruh argumen yang pernah ia bangun dalam buku “Jokowi's White Paper”.
Buku bantahan tersebut, bahkan rencananya akan diserahkan langsung kepada Jokowi sebagai simbol perdamaian dan pengakuan atas kekeliruan analisis sebelumnya.
"Itu akan saya bukukan, dan akan saya berikan langsung mungkin ke Pak Jokowi,” ungkapnya.
Ikut Jejak Eggi Sudjana
Dalam perkara tudingan atau fitnah ijazah palsu Jokowi ini, penyidik Polda Metro Jaya sebelumnya telah menetapkan delapan orang tersangka. Penyidik membagi para tersangka ke dalam dua klaster.
Klaster pertama terdiri dari Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital