- Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat meringkus pria berinisial SS di Terminal Senen atas dugaan peredaran narkotika.
- Polisi menyita barang bukti sabu seberat 1,064 kilogram dan 1.694 butir ekstasi dari kediaman pelaku di Kemayoran.
- Pelaku berperan sebagai perantara jaringan narkotika yang dikendalikan oleh seseorang berinisial T yang kini berstatus DPO.
Suara.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Pusat meringkus seorang pria berinisial SS (48) yang diduga kuat sebagai kurir narkotika jenis sabu dan ekstasi. Pelaku ditangkap di depan Terminal Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 1,064 kilogram yang disamarkan dalam kemasan teh China.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menyebu SS berperan sebagai perantara dalam jaringan narkotika yang dikendalikan oleh seseorang yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
“Pelaku menerima, menyimpan, dan mengirimkan narkotika atas perintah seorang DPO berinisial T," ujar Wisnu kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Polisi kemudian melakukan pengembangan ke tempat tinggal pelaku di sebuah indekos di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan barang bukti berupa 1.694 butir ekstasi yang terdiri dari 914 butir warna oranye dan 780 butir warna cokelat.
Selain ekstasi, polisi juga menyita 367,5 gram serbuk kafein, timbangan digital, serta bahan campuran lainnya. Wisnu membeberkan bahwa pelaku mendapatkan imbalan besar dalam menjalankan aksinya.
"Untuk 1 kilogram sabu, pelaku dibayar Rp20 juta, sedangkan 1.000 butir ekstasi Rp2 juta,” bebernya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masuk dalam DPO. Wisnu juga mengimbau agar warga tetap proaktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
"Kami berharap kepada masyarakat tidak takut melaporkan jika melihat adanya kasus penyalahgunaan narkotika di tempat tinggalnya," pungkasnya.
Baca Juga: Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara