- Polisi menangkap Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit terkait dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan tersebut.
- Penangkapan kedua petinggi tersebut merupakan hasil pengembangan kasus setelah lima tersangka lain sebelumnya telah diciduk aparat.
- Perdagangan ekstasi di tempat hiburan itu diketahui telah berlangsung sejak 2024 dengan tujuan menjaga keramaian pengunjung.
Suara.com - Polisi menangkap Direktur White Rabbit, Alex Kurniawan, dan Manajer Operasional White Rabbit, Yaser Leopold Talahatu, terkait dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan malam yang mereka kelola.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan kedua tersangka dapat ditangkap setelah petugas melakukan pengembangan.
Sebelumnya, aparat telah menciduk lima tersangka lain, yakni Farid Ridwan dan Erwin Septian selaku bandar.
Kemudian Rully Endrae, Memo Hasian Nababan, dan Rizky Fridayanti. Ketiganya merupakan karyawan White Rabbit.
Eko mengatakan Yaser selaku Manajer Operasional telah mengetahui adanya peredaran narkotika sejak akhir November 2025.
“Yaser juga mengakui bahwa tersangka Ruli selaku Supervisor White Rabbit selalu mengonfirmasi kepada tersangka Yaser ketika ada tamu White Rabbit yang ingin memesan dan membeli narkotika,” kata Eko, Rabu (25/3/2026).
Sementara itu, hasil interogasi terhadap Alex selaku pemilik White Rabbit menunjukkan bahwa peredaran narkotika sudah dilakukan sejak tahun 2024. Barang haram tersebut didapat dari seorang pria bernama Koko.
Kepada penyidik, Alex juga mengaku bahwa ekstasi tersebut sengaja dibiarkan beredar di tempatnya agar tetap ramai pengunjung.
“Pembiaran terhadap tindakan peredaran narkotika tersebut dengan maksud dan tujuan agar White Rabbit tetap ramai dikunjungi oleh pelanggan,” jelas Eko.
Baca Juga: Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
Berita Terkait
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
-
Kasus Narkotika, Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara
-
Kurir Ekstasi Diciduk di Depan Mal PGC, Polisi Sita 2.000 Pil Siap Edar!
-
Kasus 2 Ton Sabu, ABK Sea Dragon Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
-
Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan
-
Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran
-
Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras
-
Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar
-
Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu