News / Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB
Rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono terpantau sepi usai penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Jati Indah V Nomor 4, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan)
Baca 10 detik
  • KPK membantah instruksi mematikan CCTV saat menggeledah rumah Ono Surono di Bandung pada Rabu, 1 April 2026.
  • Juru Bicara KPK menyatakan penggeledahan terkait kasus suap proyek di Pemkab Bekasi telah sesuai prosedur hukum berlaku.
  • Penyidikan ini menindaklanjuti dugaan suap ijon proyek senilai belasan miliar rupiah yang melibatkan Bupati nonaktif Ade Kuswara.

“Adapun total ‘ijon’ yang diberikan oleh SRJ kepada ADK bersama-sama HMK mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” ujar Asep.

“Selain aliran dana tersebut, sepanjang tahun 2025, ADK juga diduga mendapatkan penerimaan lainnya yang berasal dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp4,7 miliar,” tambah dia.

Dari keterangan tersebut, total ‘ijon’ yang diterima Ade mencapai Rp14,2 miliar. Dalam operasi senyap yang sudah dilakukan, KPK turut mengamankan barang bukti di rumah Ade berupa uang tunai senilai Rp200 juta.

“Uang tersebut merupakan sisa setoran ‘ijon’ ke-4 dari SRJ kepada ADK melalui para perantara,” tandas Asep.

Atas perbuatannya, Ade dan ayahnya selaku pihak penerima diduga melanggar Pasal 12A atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU TPK juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Di sisi lain, Sarjan selaku pihak pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU TPK.

Load More