- Kebakaran dan ledakan hebat melanda SPBE di Mustikajaya, Bekasi, pada Rabu malam akibat kebocoran instalasi gas yang masif.
- Dugaan pemicu ledakan berasal dari percikan api kendaraan yang melintas saat uap gas memenuhi area sekitar lokasi.
- Insiden tersebut menghanguskan fasilitas pengisian gas serta menyebabkan kerugian harta benda bagi warga di sekitar area kejadian.
Suara.com - Insiden kebakaran hebat disertai ledakan dahsyat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam.
Ningsih, salah satu karyawan, membeberkan kronologi mencekam sebelum si jago merah melalap fasilitas pengisian gas tersebut.
Menurut pengakuannya, tanda-tanda kerusakan pada instalasi gas sebenarnya sudah mulai terdeteksi sejak sore hari sebelum kejadian.
“Kalau saya dengar, kebocoran itu sekitar jam 3 atau jam 4 sore. Sudah dilaporkan dan sempat diperbaiki,” kata Ningsih saat diwawancarai di lokasi, Kamis (2/4/2026).
Setelah upaya perbaikan oleh teknisi selesai, aktivitas distribusi gas di lokasi tetap dilanjutkan seperti biasa.
“Mungkin dianggap aman, terus kerja lagi, dilanjutin,” beber Ningsih.
Padahal, ritme operasional di SPBE tergolong sangat padat karena harus memenuhi kuota distribusi tabung setiap harinya.
“Sehari bisa tiga kali tangki masuk. Harus terus diisi, nggak boleh kosong,” ungkap Ningsih.
Bahkan, tidak jarang aktivitas bongkar muat gas dari mobil tangki berlangsung hingga malam, tergantung jadwal kedatangan armada.
Baca Juga: KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
“Kadang selesai bisa malam, jam 6 atau jam 7. Bahkan ada yang masuk lagi sekitar jam 8 malam,” kata Ningsih.
Situasi mulai berubah menjadi huru-hara ketika uap gas tiba-tiba keluar secara masif dan memenuhi seluruh area SPBE sekitar pukul 20.30 WIB.
“Uapnya udah tinggi, keluar semua. Orang-orang langsung panik,” kata Ningsih.
Kondisi semakin genting saat uap gas yang menyerupai kabut tebal mulai merambah ke pemukiman warga dan jalan raya di sekitar lokasi.
“Udah diumumin di musala, jangan ada yang di dalam rumah karena bahaya,” ujar Ningsih.
Ningsih menceritakan bahwa ledakan keras terjadi beberapa saat setelah uap gas memenuhi udara dengan aroma yang sangat menyengat.
Berita Terkait
-
KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api
-
Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
-
Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!
-
Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat
-
Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!
-
Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel
-
Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap
-
Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara
-
Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK
-
Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya