- Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam yang merusak area pemukiman dan usaha.
- Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan serius pada total 14 bangunan yang terletak di sekitar titik lokasi kebakaran utama.
- Petugas memasang garis polisi dan bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan serta menjaga kondisi area tetap kondusif.
Suara.com - Puing-puing bangunan pasca-insiden kebakaran hebat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi terpampang nyata hari ini, Kamis (2/4/2026).
Peristiwa yang mencekam warga pada Rabu (1/4/2026) malam itu telah meluluhlantakkan area pemukiman dan tempat usaha yang berada tepat di sekitar titik utama api.
Pantauan terkini di lokasi, tercatat total ada 14 bangunan yang mengalami dampak kerusakan serius akibat amukan si jago merah.
Garis polisi berwarna kuning tampak melintang panjang di sepanjang area terdampak guna mensterilkan lokasi dari kerumunan warga.
Struktur bangunan semi-permanen yang berada di pinggir jalan kini hanya menyisakan kerangka kayu yang telah berubah menjadi arang hitam pekat.
Tumpukan material seng yang penyok dan menghitam menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya suhu panas saat api berkobar di lokasi malam tadi.
Di salah satu sudut reruntuhan, terlihat deretan rak berisi kerajinan gerabah yang ikut terpanggang di antara dinding bata yang sudah tak utuh lagi.
Warga sekitar bersama pengendara yang melintas terlihat memadati area di luar batas garis polisi untuk menyaksikan kondisi terkini lokasi kejadian.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun terpantau merayap, lantaran banyak warga yang memperlambat laju kendaraan mereka karena penasaran.
Baca Juga: Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi
Tembok pembatas area SPBE yang menjulang tinggi juga nampak menghitam akibat jilatan api yang merambat dengan cepat saat kejadian berlangsung.
Pohon-pohon besar yang berada di sekitar lokasi pun ikut meranggas dengan dahan yang patah dan dedaunan yang layu akibat terpapar panas ekstrem.
Sejumlah petugas keamanan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mengantisipasi adanya aktivitas warga yang membahayakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa
-
Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan