- Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu malam yang mengakibatkan kerusakan masif pada permukiman warga sekitar.
- Pemkot Bekasi tengah meninjau ulang perizinan dan sejarah pembangunan lokasi SPBE yang kini berdekatan dengan padatnya area perumahan.
- Pemerintah akan melakukan evaluasi total serta kajian mendalam terhadap seluruh industri berisiko tinggi guna meningkatkan pengamanan di masa depan.
Suara.com - Keberadaan tempat Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning yang berada sangat dekat dengan rumah warga di kawasan Mustikajaya, Kota Bekasi mendapat sorotan tajam usai insiden kebakaran besar pada Rabu (1/4/2026) malam.
Saking hebatnya dampak ledakan, rumah warga yang berjarak ratusan meter dari titik api pun ikut terdampak jago merah.
"Bahkan sekitar hampir 200 meter dari lokasi itu, rumah ada yang terbakar," ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe di lokasi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini tengah meneliti kembali perizinan dan sejarah pembangunan lokasi usaha swasta tersebut.
Menurut penuturan Harris, wilayah tersebut awalnya merupakan area kosong yang jauh dari kepadatan penduduk.
"Ini kan daerah dulu tadinya daerah ini sepi, kosong. Mungkin pada saat itu, mereka membeli tanah ini dengan harapan memang jauh dari pemukiman. Tapi pada saat sekarang, kan sudah dekat sekali dengan pemukiman," paparnya.
Kondisi bangunan SPBE sendiri kini telah ludes terbakar dan menyisakan kerusakan material yang cukup masif.
Kejadian semalam pun dianggap sebagai teguran keras bagi pemerintah dalam mengatur zonasi industri berisiko tinggi.
"Ini pelajaran buat kami, pelajaran mahal memang," tegas Harris.
Baca Juga: Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi
Ke depannya, Pemkot Bekasi akan melakukan kajian mendalam jika perusahaan berniat membangun kembali fasilitasnya.
Evaluasi total akan dilakukan terhadap seluruh industri di Bekasi yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang tinggi.
"Akan coba akan kami teliti ke depan. Dicoba, bagaimana caranya agar tempat ini kalau dia mau ingin bangun lagi, kami coba lakukan kajian yang lebih dalam dan pengamanan yang lebih serius, gitu kan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi
-
Dianggap Serba Bisa, Viral Damkar Tuban Diminta Siram Ladang Jagung
-
'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning
-
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas Saat Pengisian
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan