News / Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB
Foto udara kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/rwa]
Baca 10 detik
  • Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning, Kota Bekasi, pada Rabu malam yang mengakibatkan kerusakan masif pada permukiman warga sekitar.
  • Pemkot Bekasi tengah meninjau ulang perizinan dan sejarah pembangunan lokasi SPBE yang kini berdekatan dengan padatnya area perumahan.
  • Pemerintah akan melakukan evaluasi total serta kajian mendalam terhadap seluruh industri berisiko tinggi guna meningkatkan pengamanan di masa depan.

Suara.com - Keberadaan tempat Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning yang berada sangat dekat dengan rumah warga di kawasan Mustikajaya, Kota Bekasi mendapat sorotan tajam usai insiden kebakaran besar pada Rabu (1/4/2026) malam.

Saking hebatnya dampak ledakan, rumah warga yang berjarak ratusan meter dari titik api pun ikut terdampak jago merah.

"Bahkan sekitar hampir 200 meter dari lokasi itu, rumah ada yang terbakar," ujar Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe di lokasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini tengah meneliti kembali perizinan dan sejarah pembangunan lokasi usaha swasta tersebut.

Menurut penuturan Harris, wilayah tersebut awalnya merupakan area kosong yang jauh dari kepadatan penduduk.

"Ini kan daerah dulu tadinya daerah ini sepi, kosong. Mungkin pada saat itu, mereka membeli tanah ini dengan harapan memang jauh dari pemukiman. Tapi pada saat sekarang, kan sudah dekat sekali dengan pemukiman," paparnya.

Kondisi bangunan SPBE sendiri kini telah ludes terbakar dan menyisakan kerusakan material yang cukup masif.

Kejadian semalam pun dianggap sebagai teguran keras bagi pemerintah dalam mengatur zonasi industri berisiko tinggi.

"Ini pelajaran buat kami, pelajaran mahal memang," tegas Harris.

Baca Juga: Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Ke depannya, Pemkot Bekasi akan melakukan kajian mendalam jika perusahaan berniat membangun kembali fasilitasnya.

Evaluasi total akan dilakukan terhadap seluruh industri di Bekasi yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang tinggi.

"Akan coba akan kami teliti ke depan. Dicoba, bagaimana caranya agar tempat ini kalau dia mau ingin bangun lagi, kami coba lakukan kajian yang lebih dalam dan pengamanan yang lebih serius, gitu kan," pungkasnya.

Load More