Suara.com - Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) menggelar diskusi publik tentang transformasi budaya kerja berbasis keberlanjutan di Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah, legislatif, dan praktisi untuk membahas langkah strategis menghadapi dinamika global, khususnya krisis energi.
Ketua Umum AAKI Trubus Rahardiansyah menyatakan diskusi ini digelar untuk mengantisipasi perubahan situasi global, termasuk dinamika di kawasan Timur Tengah.
“Ada sesuatu yang baru, sehingga ada pola kerja yang baru, pola pikir baru, kemudian paradigma yang baru itulah yang akan kita diskusikan,” kata Trubus.
Executive Director Next Indonesia, Cristiantoko, memaparkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai langkah strategis di tengah tekanan energi global.
Ia menyebut kebijakan ini berpotensi berdampak pada 5,35 juta ASN, dengan potensi penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp6,2 triliun serta penghematan bahan bakar minyak (BBM) hingga Rp59 triliun.
“Mengapa WFH diperlukan? Karena harga minyak mentah global lebih dari USD100, pagu subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp381 triliun, dan estimasi beban tambahan APBN Rp90 hingga Rp100 triliun,” kata Cristiantoko.
Ia menekankan perlunya dukungan infrastruktur digital bagi ASN, seperti virtual private network (VPN), e-meeting, dan sistem absensi online untuk menunjang kebijakan tersebut.
Direktur Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (KPPN/BAPPENAS) Uke Mohammad Hussein menyatakan fondasi ekonomi Indonesia masih relatif kuat sebelum meningkatnya ketidakpastian global.
Baca Juga: BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
“Bappenas telah mengambil beberapa langkah, mulai dari mengundang akademisi dan praktisi untuk menyerap pandangan, melakukan monitoring intensif perkembangan ekonomi, hingga menyusun proyeksi berbasis model ekonomi,” kata Uke.
Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Wihadi Wiyanto menyoroti pentingnya kebijakan energi yang berpihak pada masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi.
“Perlu kita cermati bahwa kebijakan pemerintah harus berpihak kepada rakyat, karena ketika harga BBM naik, daya beli turun, inflasi meningkat, dan kondisi ekonomi masyarakat akan terdampak,” kata Wihadi.
Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan publik yang adaptif dalam menghadapi tantangan global dan menjaga keberlanjutan ekonomi nasional.***
Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan
Berita Terkait
-
BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM
-
BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat