-
Anwar Ibrahim berhasil membebaskan tujuh kapal tanker Malaysia yang sempat tertahan di Iran.
-
Diplomasi telepon langsung kepada Presiden Iran menjadi kunci kelancaran pasokan minyak nasional.
-
Hubungan baik dengan Iran membuktikan kedaulatan politik luar negeri Malaysia tetap terjaga.
Meski operasional kapal sudah kembali normal namun dinamika pasar global tetap memengaruhi biaya logistik energi nasional.
Anwar tidak menampik bahwa beban asuransi dan ongkos kirim komoditas minyak mentah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Pihak oposisi terus memberikan sorotan tajam mengenai fluktuasi harga bahan bakar minyak di tingkat pengecer dalam negeri.
Namun Anwar mengingatkan bahwa ketersediaan barang jauh lebih krusial dibandingkan dengan krisis kelangkaan yang melanda negara lain.
Kesuksesan ini diklaim Anwar sebagai hasil dari kekompakan jajaran kabinet dalam menjaga kedaulatan dan prinsip negara.
Tidak semua kepala pemerintahan memiliki akses komunikasi langsung yang sangat cair dengan pemimpin negara-negara di Timur Tengah.
Presiden Iran bahkan memberikan jaminan keamanan secara personal dengan memanggil Anwar menggunakan sebutan saudara akrab.
Anwar menutup penjelasannya dengan mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung arah kebijakan luar negeri yang berdaulat.
Baca Juga: Cerita Dramatis Tim SEAL Jalani Misi Penyelamatan Pilot F-15 yang Diburu Tentara Iran
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons
-
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
-
Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?