- Pasukan khusus AS berhasil menyelamatkan pilot F-15E yang terdampar selama 36 jam di Pegunungan Zagros, Iran, pada Minggu.
- Operasi penyelamatan melibatkan taktik pengalihan CIA, serangan udara drone Reaper, serta pengerahan pasukan elite SEAL Team 6.
- Pilot yang selamat telah diterbangkan ke Kuwait untuk perawatan medis meski beberapa aset militer AS harus dihancurkan.
Suara.com - Pihak Amerika Serikat mengklaim sukses menjalankan operasi militer berisiko tinggi untuk menyelamatkan seorang awak pesawat F-15E yang jatuh di wilayah Iran.
Melansir dari laporan NY Post, misi penyelamatan ini melibatkan SEAL Team 6, taktik pengalihan CIA, hingga serangan udara intensif untuk melindungi korban.
Perwira Angkatan Udara AS itu dilaporkan bertahan selama 36 jam di Pegunungan Zagros setelah pesawatnya ditembak jatuh.
Korban bersembunyi di celah gunung dan hanya bersenjata pistol sambil menghindari kejaran pasukan Iran.
“Dia naik hingga ketinggian 7.000 kaki dan terus menghindar. Mereka sudah menembaki siapa pun yang mendekat sepanjang hari, situasinya gila,” ungkap seorang sumber.
Dalam upaya membingungkan musuh, CIA menyebarkan informasi palsu bahwa pilot tersebut telah berhasil dievakuasi.
Sementara itu, pihak Iran disebut telah memasang hadiah sebesar 60.000 dolar AS bagi siapa pun yang dapat menangkapnya.
Operasi penyelamatan mencapai puncaknya saat puluhan pesawat dan drone MQ-9 Reaper dikerahkan untuk menciptakan zona perlindungan.
Drone tersebut menyerang setiap ancaman yang mendekat dalam radius dua mil dari posisi korban.
Baca Juga: Iron Dome Jebol, Serangan Rudal Iran Hantam Haifa Israel Akibatkan Bayi Luka Parah
Sekitar tengah malam Minggu (5/4) waktu setempat, intelijen AS akhirnya melacak lokasi pasti pilot melalui sinyal darurat.
Tim pasukan khusus kemudian bergerak cepat mengeksekusi evakuasi di tengah baku tembak dengan milisi lokal.
“Operasi seperti ini jarang dilakukan karena risiko besar terhadap personel dan peralatan,” kata Presiden Donald Trump.
Beberapa pesawat militer AS bahkan harus dihancurkan di lokasi agar tidak jatuh ke tangan musuh.
Dua pesawat transportasi canggih dilaporkan diledakkan setelah terjebak di landasan darurat di wilayah Iran.
“Untungnya tidak ada korban dari pihak kami, tetapi kami harus menghancurkan kendaraan dan target musuh yang mendekat,” ujar seorang pejabat militer AS.
Pilot yang terluka akhirnya berhasil dievakuasi dan diterbangkan ke Kuwait untuk mendapatkan perawatan medis.
Berita Terkait
-
Iron Dome Jebol, Serangan Rudal Iran Hantam Haifa Israel Akibatkan Bayi Luka Parah
-
Harga Minyak Mendidih! Tembus 110 Dolar AS per Barel saat Perang Memanas
-
Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa
-
Donald Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia: Segala Puji Bagi Allah SWT
-
Trump Ancam Iran Hidup Menderita Jika Selat Hormuz Ditutup, Siapkan Serangan Besar
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons
-
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
-
Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?