News / Internasional
Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kanan). [Suara.com]
Baca 10 detik
  • PM Inggris Keir Starmer menyalahkan Donald Trump dan Vladimir Putin atas lonjakan harga energi yang membebani negaranya.
  • Inggris menolak mengizinkan AS menggunakan pangkalannya untuk serangan ke Iran dan menuntut Israel menghentikan serangannya ke Lebanon, sejalan dengan posisi Iran.
  • Starmer mengecam retorika perang Trump dan menegaskan bahwa kebijakan Inggris akan selalu didasarkan pada prinsip dan kepentingan nasionalnya sendiri.

Ia khawatir bahwa konsekuensi perang akan dirasakan pada waktu yang lama dan Inggris akan mengembangkan hubungan yang lebih erat dengan Uni Eropa untuk menghilangkan hambatan pertumbuhan ekonomi.

Load More