-
Trump mendesak Iran menghentikan pungutan liar terhadap kapal tanker di wilayah Selat Hormuz.
-
Iran dan Amerika Serikat sepakat melakukan gencatan senjata dua pekan di Islamabad Pakistan.
-
Teheran menganggap serangan berkelanjutan Israel di Lebanon sebagai pelanggaran nyata kesepakatan gencatan senjata.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Kamis (9/4) memberikan pernyataan resmi mengenai keterlibatan pemimpin spiritual negara dalam keputusan ini.
Pezeshkian menegaskan bahwa strategi diplomatik ini telah melalui proses pertimbangan yang sangat matang di tingkat elit kekuasaan.
“Kebijakan terkait gencatan senjata dan perundingan diadopsi secara bulat oleh lembaga-lembaga utama pemerintah dan disetujui oleh Pemimpin Tertinggi Iran setelah Amerika Serikat menerima ketentuan umum serta kerangka yang diajukan oleh Iran,” demikian pernyataan presiden yang dikutip melalui kantornya.
Restu dari Mojtaba Khamenei ini memberikan landasan hukum dan politik yang kuat bagi delegasi Iran untuk berangkat ke Pakistan.
Meskipun telah ada komitmen di atas kertas, situasi di lapangan tetap menunjukkan dinamika yang sangat kompleks dan rentan.
Trump memberikan klarifikasi bahwa kesepakatan damai dengan Iran tidak secara otomatis menghentikan aksi militer Israel.
Operasi yang dilakukan Israel di wilayah Lebanon dianggap sebagai entitas terpisah yang tidak masuk dalam ruang lingkup perjanjian.
Faktor keberadaan kelompok Hizbullah menjadi alasan utama mengapa gencatan senjata tersebut tidak mencakup wilayah kedaulatan Lebanon.
Namun di sisi lain, pihak Teheran memiliki sudut pandang yang sangat bertolak belakang mengenai kebijakan militer tersebut.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
Iran memberikan sinyal kekecewaan dan menganggap berlanjutnya serangan terhadap Lebanon sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kesepakatan.
Teheran secara terbuka menilai tindakan tersebut merupakan sebuah pelanggaran nyata atas komitmen yang telah dibangun bersama Amerika Serikat.
Ketegangan ini semakin nyata saat mesin perang Israel terus bergerak aktif melakukan bombardir di berbagai titik strategis.
Pada hari Rabu (8/4), armada pesawat tempur dan satuan artileri Israel dilaporkan telah menghantam puluhan wilayah pemukiman.
Area yang menjadi target serangan mencakup kawasan Lebanon selatan, termasuk menyasar kota Tyre yang merupakan wilayah utama.
Serangan ini menciptakan keraguan besar mengenai keberlangsungan gencatan senjata yang baru saja diumumkan oleh Donald Trump sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba