-
Mojtaba Khamenei sampaikan sikap resmi Iran terkait kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.
-
Iran menegaskan tidak ingin perang namun tetap mempertahankan hak sah dan seluruh front perlawanan.
-
Kehadiran Mojtaba Khamenei mengakhiri spekulasi global mengenai kabar kematian dan kondisi kesehatan kritisnya.
Suara.com - Publik internasional akhirnya mendapatkan jawaban mengenai kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang sempat menjadi misteri besar.
Ayatollah Mojtaba Khamenei secara resmi memberikan tanggapan terkait kesepakatan gencatan senjata yang melibatkan pihak Amerika Serikat.
Kehadirannya ini sangat dinantikan setelah banyak spekulasi liar mengenai status kesehatan serta keberadaan fisiknya belakangan ini.
Dikutip dari Chosum, melalui sebuah pesan yang disampaikan secara luas, ia memberikan kepastian mengenai arah kebijakan luar negeri Republik Islam Iran.
Situasi politik di Timur Tengah kini memasuki babak baru dengan munculnya pernyataan langsung dari otoritas tertinggi tersebut.
Dalam penyampaiannya, pemimpin Iran tersebut menekankan bahwa pihaknya tidak memiliki ambisi untuk memicu konflik bersenjata lebih lanjut.
Ia menegaskan secara terbuka mengenai posisi negaranya yang sangat menghindari konfrontasi militer dengan Amerika maupun pihak Israel.
"Kami tidak mencari perang dan kami tidak menginginkannya," ujar Khamenei melalui pesan tertulis yang dibacakan di stasiun televisi negara, Kamis (9/4).
Meskipun menginginkan perdamaian, ia memastikan bahwa posisi tawar Iran tidak akan melemah dalam meja perundingan internasional.
Baca Juga: Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
Negara tersebut tetap memegang teguh prinsip kedaulatan dalam menjaga hak-hak yang seharusnya dimiliki oleh rakyat Iran sepenuhnya.
Khamenei juga menyoroti pentingnya solidaritas di antara kekuatan-kekuatan pendukung Iran yang tersebar di wilayah Timur Tengah.
"Namun kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam kondisi apa pun, dan dalam hal ini kami memandang seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan," tambahnya.
Pernyataan tegas ini merujuk pada ketegangan hebat yang masih terjadi di wilayah Lebanon akibat serangan intensif Israel.
Hizbullah sebagai rekan strategis Teheran tetap menjadi bagian dari fokus perhatian sang pemimpin tertinggi dalam pidato singkatnya.
Gencatan senjata yang telah disepakati selama dua minggu ini menjadi titik krusial bagi stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah