News / Nasional
Jum'at, 10 April 2026 | 16:23 WIB
Hery Susanto, Ketua Ombudsman Republik Indonesia periode 2026-2031. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Hery Susanto resmi dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 10 April.
  • Ketua baru akan segera melakukan konsolidasi internal untuk memperbaiki struktur, sumber daya manusia, serta anggaran lembaga Ombudsman.
  • Ombudsman berkomitmen mengawasi program pemerintah, termasuk Astacita, demi meningkatkan efektivitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Suara.com - Hery Susanto resmi mengemban amanah sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia periode 2026-2031. Usai prosesi pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/4), Hery menegaskan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi dan pembenahan di internal lembaga.

Ia menyatakan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah merapatkan barisan di antara sembilan anggota Ombudsman guna memastikan tugas-tugas kelembagaan kembali berjalan maksimal.

"Dan untuk hal tersebut, kami bersembilan akan segera merapatkan barisan untuk merampungkan tugas, fungsi, dan kewenangan kami yang sudah ditunggu masyarakat," ujar Hery usai dilantik di Istana Negara.

Ia juga mengungkapkan bahwa jeda waktu antara terpilihnya anggota hingga hari pelantikan sempat menimbulkan hambatan operasional bagi Ombudsman. 

Menurutnya, kini saatnya lembaga tersebut tancap gas melaksanakan kewenangannya.

"Karena pelantikan yang sudah memakan waktu hingga dua bulan ya, dua bulan ini, menjadi terhambat dan sekarang sudah terselenggara pelantikan. Oleh karena itu, kami akan siap untuk melaksanakan tugas, fungsi, dan kewenangan kami. Demikian," lanjutnya.

Mengenai program kerja, Hery menyoroti pentingnya perbaikan fondasi internal organisasi. Ia menilai ada beberapa sektor krusial yang harus segera diperkuat agar kinerja Ombudsman lebih optimal.

"Yang jadi prioritas pertama adalah pembenahan internal, bahwa ada banyak hal di internal Ombudsman yang mesti diperbaiki, di antaranya struktur, SDM, dan anggaran yang mana Ombudsman dirasa masih berjarak dengan pemerintah," jelasnya.

Lebih lanjut, Hery ingin menghapus persepsi bahwa Ombudsman merupakan lembaga yang berjarak dengan eksekutif. Ia berharap Ombudsman dapat berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung keberhasilan program-program strategis pemerintah demi kepentingan publik.

Baca Juga: Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO

"Oleh karena kami masih dianggap berjarak dengan pemerintah, maka kami akan mendekatkan program-program yang menjadi tujuan pemerintah yaitu Astacita untuk bisa dilaksanakan sebaik-baiknya. Dengan demikian, perlu pengawasan Ombudsman," pungkasnya.

Pelantikan Hery Susanto bersama delapan anggota lainnya menandai dimulainya babak baru pengawasan pelayanan publik di Indonesia di bawah kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan.

Load More