- Cuaca ekstrem melanda Jakarta Timur pada Minggu sore, 12 April 2026, menyebabkan empat belas pohon tumbang dan sempal.
- Peristiwa tersebut merusak bangunan ruko, satu unit mobil, enam sepeda motor, serta mengganggu akses kabel udara warga.
- Sebanyak lima puluh personel gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi di seluruh lokasi terdampak tanpa adanya korban jiwa.
Suara.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang meluluhlantakkan sebagian wilayah Jakarta Timur pada Minggu (12/4/2026) sore kemarin.
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, mengonfirmasi 14 pohon dilaporkan tumbang serta sempal, hingga menimpa berbagai fasilitas umum dan properti milik warga.
"Penanganan sudah dilakukan sampai tengah malam. Hari ini, kami lanjutkan penyisiran karena masih ada yang belum tertangani secara tuntas," ujar Made, mengutip laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Senin (13/4/2026).
Kondisi paling mencolok terjadi di Jalan Raya Cilangkap-Cipayung, di mana sebuah pohon beringin berdiameter satu meter roboh menghantam tiga ruko sekaligus.
Tak hanya bangunan, sebuah mobil minibus yang tengah melaju di Jalan Mabes Hankam juga tertimpa pohon akasia yang ambruk.
Kerusakan kendaraan turut dilaporkan terjadi di Kompleks Pegawai TMII, Pondok Bambu, di mana enam unit sepeda motor ringsek tertimpa dahan pohon beringin yang sempal.
Kabel udara di Jalan Tanah Merdeka 7 pun mengalami gangguan akibat tertimpa pohon jenis sengon berdiameter 25 sentimeter.
Kendati menimbulkan kerugian materiil yang cukup masif, otoritas memastikan tidak ada nyawa yang melayang dalam peristiwa mencekam tersebut.
"Untuk pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan," tuturnya.
Baca Juga: Jalan Terputus Banjir, Warga Aceh Utara Andalkan Perahu Karet
Setidaknya, terdapat 50 personel Pasukan Hijau yang bersinergi dengan lintas instansi untuk mengevakuasi sisa-sisa batang pohon di berbagai titik lokasi.
"Mereka dibantu petugas PPSU, Satpol PP, serta personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur," pungkas Made.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung
-
Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
-
Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan
-
Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya
-
Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar