News / Metropolitan
Senin, 13 April 2026 | 11:29 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Cuaca ekstrem melanda Jakarta Timur pada Minggu sore, 12 April 2026, menyebabkan empat belas pohon tumbang dan sempal.
  • Peristiwa tersebut merusak bangunan ruko, satu unit mobil, enam sepeda motor, serta mengganggu akses kabel udara warga.
  • Sebanyak lima puluh personel gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi di seluruh lokasi terdampak tanpa adanya korban jiwa.

Suara.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang meluluhlantakkan sebagian wilayah Jakarta Timur pada Minggu (12/4/2026) sore kemarin.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, mengonfirmasi 14 pohon dilaporkan tumbang serta sempal, hingga menimpa berbagai fasilitas umum dan properti milik warga.

"Penanganan sudah dilakukan sampai tengah malam. Hari ini, kami lanjutkan penyisiran karena masih ada yang belum tertangani secara tuntas," ujar Made, mengutip laman resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Senin (13/4/2026).

Kondisi paling mencolok terjadi di Jalan Raya Cilangkap-Cipayung, di mana sebuah pohon beringin berdiameter satu meter roboh menghantam tiga ruko sekaligus.

Tak hanya bangunan, sebuah mobil minibus yang tengah melaju di Jalan Mabes Hankam juga tertimpa pohon akasia yang ambruk.

Kerusakan kendaraan turut dilaporkan terjadi di Kompleks Pegawai TMII, Pondok Bambu, di mana enam unit sepeda motor ringsek tertimpa dahan pohon beringin yang sempal.

Kabel udara di Jalan Tanah Merdeka 7 pun mengalami gangguan akibat tertimpa pohon jenis sengon berdiameter 25 sentimeter.

Kendati menimbulkan kerugian materiil yang cukup masif, otoritas memastikan tidak ada nyawa yang melayang dalam peristiwa mencekam tersebut.

"Untuk pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan," tuturnya.

Baca Juga: Jalan Terputus Banjir, Warga Aceh Utara Andalkan Perahu Karet

Setidaknya, terdapat 50 personel Pasukan Hijau yang bersinergi dengan lintas instansi untuk mengevakuasi sisa-sisa batang pohon di berbagai titik lokasi.

"Mereka dibantu petugas PPSU, Satpol PP, serta personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur," pungkas Made. 

Load More