News / Internasional
Kamis, 09 April 2026 | 13:49 WIB
Suasana duka di sebuah rumah duka di Veracruz, Meksiko, berubah menjadi kekacauan setelah dua wanita terlibat perkelahian di depan peti mati. [The Sun]
Baca 10 detik
  • Dua wanita terlibat perkelahian di sebuah rumah duka di Veracruz, Meksiko, saat menghadiri prosesi pemakaman pria tersebut.
  • Keributan dipicu oleh pengakuan hubungan romantis kedua wanita terhadap almarhum yang terungkap secara tidak sengaja saat melayat.
  • Aksi saling serang di depan peti mati itu viral di media sosial setelah ditonton lebih dari 150 ribu kali.

Suara.com - Suasana duka di sebuah rumah duka di Veracruz, Meksiko, berubah menjadi kekacauan setelah dua wanita terlibat perkelahian di depan peti mati.

Insiden viral itu terjadi saat keduanya menyadari bahwa mereka ternyata menjalin hubungan dengan pria yang telah meninggal dunia tersebut.

Peristiwa bermula ketika salah satu wanita berdiri di samping peti, mengucapkan salam perpisahan penuh emosi.

“Sayang, aku akan merindukanmu,” ucapnya seperti dilansir dari The Sun, tanpa menyadari ucapan itu memicu kecurigaan dari wanita lain yang juga hadir.

Tak lama, wanita kedua mendekat dan melontarkan pertanyaan, “Kamu siapa!?”

Suasana duka di sebuah rumah duka di Veracruz, Meksiko, berubah menjadi kekacauan setelah dua wanita terlibat perkelahian di depan peti mati. [The Sun]

Ketegangan meningkat saat terungkap bahwa keduanya sama-sama memiliki hubungan romantis dengan almarhum.

Pertengkaran pun tak terhindarkan. Keduanya saling berteriak dan berebut benda di sekitar peti, bahkan sempat membuat tutup peti hampir terlepas di tengah keributan yang memalukan.

Para pelayat yang hadir tampak terkejut menyaksikan kejadian tersebut.

Beberapa di antaranya berusaha melerai, bahkan ada yang hampir terjatuh dari kursinya saat mencoba menghentikan perkelahian.

Baca Juga: Kronologi Fajar Sadboy Kecelakaan Tunggal, Kuku Lepas hingga Buat Keluarga Pingsan

Video insiden ini kemudian viral di media sosial, ditonton lebih dari 150 ribu kali dan menuai beragam komentar.

Load More