- Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Vladimir Putin di Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional Indonesia di tengah ketidakpastian global.
- Kunjungan ini merupakan langkah diversifikasi mitra strategis untuk menjaga kebijakan luar negeri bebas-aktif tanpa condong ke arah Barat.
- Pemerintah perlu menerapkan strategi keseimbangan terukur agar kerja sama energi berjalan substantif tanpa memicu konflik diplomatik dengan negara Barat.
"Indonesia relatif aman membeli minyak Rusia jika tidak melibatkan entitas tertentu yang disanksi oleh Barat, tidak memakai dolar untuk transaksi tertentu, dan mengikuti mekanisme yang telah ditentukan dalam hal harga," ujarnya.
Pada akhirnya, ia mengakui bahwa ruang gerak Indonesia memang terbatas oleh konstelasi politik dunia. Namun, transparansi menjadi kunci utama agar kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi tanpa merusak hubungan dengan pihak mana pun.
"Memang jadinya terkesan 'dibatasi', tetapi mau tidak mau Indonesia harus mengikuti ini secara transparan sehingga Barat bisa diyakinkan bahwa ini adalah murni soal energi," imbuhnya.
Rachmat mendorong agar Presiden Prabowo memastikan bahwa pertemuan tersebut membuahkan hasil yang konkret bagi publik.
"Indonesia juga harus meyakinkan Rusia bahwa kemitraan bilateral, khususnya dalam sektor energi, harus bersifat substantif yang menguntungkan kedua pihak, bukan sekadar simbolik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta
-
DPR RI Terima Delegasi California, Bahas Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan
-
Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan
-
Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo
-
KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai
-
Ekonom Bongkar Alasan Warga Pesimis Cari Kerja: PHK Marak, Ekonomi Melambat
-
Analis Sebut Prabowo Alami Miopi Politik: Hanya Tahu yang Baik-baik Saja
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu