Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan [Istimewa]
Baca 10 detik
- Departemen Pertahanan AS mengusulkan mekanisme blanket overflight agar pesawat militernya dapat melintasi wilayah udara Indonesia melalui notifikasi saja.
- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan membahas kesepakatan strategis tersebut dalam pertemuan bilateral di Pentagon pada 13 April.
- Skema ini memungkinkan pesawat militer AS melintas tanpa izin per kasus, namun memicu kekhawatiran terkait kedaulatan wilayah Indonesia.
Namun dalam sistem blanket overflight:
- Izin diberikan sekali untuk banyak penerbangan
- Berlaku untuk periode tertentu atau jenis misi tertentu
- Cukup dengan notifikasi saja
Blanket Overflight diasanya digunakan untuk:
- Operasi militer darurat (evakuasi, krisis)
- Latihan militer bersama
- Misi logistik cepat
Kenapa Bisa Berbahaya bagi Kedaulatan Indonesia?
Berikut potensi risikonya seperti dilansir dari sejumlah sumber:
1. Kontrol Negara Melemah
- Negara pemilik wilayah udara jadi tidak sepenuhnya mengontrol siapa yang melintas dan kapan.
- Karena tidak ada proses izin detail tiap penerbangan.
2. Potensi Aktivitas Militer Sensitif
- Pesawat asing bisa saja membawa peralatan militer, misi intelijen dan operasi strategis
- Tanpa pengawasan ketat, ini bisa mengancam keamanan nasional.
3. Menarik Negara ke Konflik
- Jika pesawat digunakan dalam operasi militer:
- Negara pemberi izin bisa dianggap ikut terlibat secara tidak langsung
- Berisiko jadi target dalam konflik geopolitik
4. Ketergantungan pada Negara Lain
- Akses luas untuk militer asing bisa menciptakan:
- Ketergantungan keamanan
- Pengaruh politik yang lebih besar dari negara tersebut
Sisi Positif Blanket Overflight
Baca Juga: Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
Tidak selalu negatif, tergantung kesepakatannya yang diteken. Sisi positifnya antara lain, mempercepat bantuan saat bencana, memperkuat kerja sama militer dan meningkatkan posisi strategis negara dalam aliansi
Komentar
Berita Terkait
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra