Suara.com - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, menyambangi rumah almarhum Abdul Kadir, Pegawai Harian Lepas (PHL) pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai pengemudi truk pengangkut sampah.
Kehadiran keduanya merupakan bentuk empati kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus untuk memastikan bahwa manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) telah diterima dan memberikan dampak yang nyata bagi ahli waris.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Bapak Abdul Kadir. Hari ini kami hadir langsung untuk memastikan manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan telah benar-benar diterima oleh para ahli waris. Tentunya ini sebagai salah satu bentuk kehadiran negara dalam melindungi para pekerja Indonesia,” tambahnya.
Saiful menegaskan bahwa layanan BPJS Ketenagakerjaan dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.
"Informasi ini pertama kali saya dapatkan ketika anak almarhum menghubungi saya lewat DM Instagram. Laporan tersebut langsung saya tindak lanjuti secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan, hingga akhirnya manfaat tersebut bisa langsung dibayarkan tanpa ada potongan biaya," tegas Saiful.
Sementara itu, Ma’anih, istri dari almarhum Abdul Kadir, menyampaikan apresiasi atas layanan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai cepat dan membantu keluarga di tengah situasi sulit.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas pelayanannya yang begitu cepat, ramah, dan transparan. Semoga uang tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan saya ke depan bersama anak-anak saya, terutama untuk anak saya yang sakit,” ungkap Ma’anih.
Menanggapi hal tersebut, Saiful berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar mudah diakses oleh seluruh pekerja.
"Tujuan utama kami adalah menyejahterakan seluruh pekerja Indonesia dan keluarganya. Untuk itu, dari segi layanan, kami mencanangkan pelayanan klaim tanpa antrean dan tanpa kesulitan, termasuk dapat diakses melalui jalur apa pun. Kami juga mengoptimalkan konsep one stop service. Jadi silakan mengakses melalui layanan online, datang ke kantor cabang, atau melalui aplikasi JMO," imbuhnya.
Baca Juga: Investor Strategis SUN, BPJS Ketenagakerjaan: Komitmen Jaga Dana Pekerja dan Perluas Perlindungan
Melihat manfaat yang begitu nyata, Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, menegaskan bahwa seluruh PHL di wilayahnya telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.
"Hampir dipastikan pekerja harian lepas di Jakarta Selatan sudah memiliki BPJS Ketenagakerjaan, dan kami tidak sungkan untuk terus melakukan sosialisasi. Pemberian santunan seperti ini bukan hanya sekali, tetapi sudah sering kali. Artinya, BPJS Ketenagakerjaan selalu hadir tepat waktu, tidak rumit, dan tidak dipersulit," pungkas Anwar.***
Berita Terkait
-
Investor Strategis SUN, BPJS Ketenagakerjaan: Komitmen Jaga Dana Pekerja dan Perluas Perlindungan
-
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
-
Lewat Kerja Sama DMI, Pengurus Masjid di Maluku Utara Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
-
Pesawat Jatuh di Maros, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar Kepada Ahli Waris
-
BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas