Meski unggahan itu akhirnya dihapus, kontroversinya sudah telanjur meluas. Banyak tokoh agama dan publik menilai penggunaan simbol religius tersebut tidak pantas, apalagi dilakukan oleh seorang kepala negara.
Sementara itu, Trump membantah tudingan tersebut dan menyebut gambar itu hanya menggambarkan dirinya sebagai sosok “dokter”.
Namun, klarifikasi tersebut tidak sepenuhnya meredakan kritik. Sebaliknya, sebagian pihak justru menilai penjelasan itu sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab atas kontroversi yang telah terjadi.
Serangan Terbuka Trump kepada Paus Leo XIV
Konflik semakin memanas ketika Trump secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap Paus Leo XIV. Ia menyebut Paus sebagai sosok yang lemah dalam menghadapi kejahatan dan tidak kompeten dalam urusan kebijakan luar negeri.
Pernyataan ini muncul setelah Paus mengkritik keras kebijakan Amerika Serikat, khususnya terkait konflik dengan Iran.
Trump juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyukai seorang Paus yang mengkritik Presiden Amerika Serikat. Ia merasa bahwa kebijakan yang diambilnya merupakan bagian dari mandat rakyat, sehingga tidak seharusnya dipersoalkan oleh pemimpin agama.
Yang lebih kontroversial, Trump bahkan mengklaim bahwa terpilihnya Paus Leo XIV sebagai paus pertama asal Amerika Serikat tidak lepas dari pengaruh dirinya.
Ia menyebut bahwa Vatikan memilih Paus Leo sebagai strategi untuk menghadapi kepemimpinannya.
Baca Juga: Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
“Dia hanya dipilih karena dia orang Amerika. Jika saya tidak berada di Gedung Putih, Leo tidak akan berada di Vatikan,” ujar Trump, dikutip dari The Guardian (15/4/2026).
Respons Tenang Paus Leo XIV
Di tengah serangan tersebut, Paus Leo XIV memilih untuk tidak membalas dengan cara yang sama. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terjebak dalam perdebatan pribadi atau politik. Sikap ini menunjukkan pendekatan yang lebih tenang dan berfokus pada prinsip.
Paus menekankan bahwa tugas utamanya adalah menyampaikan pesan perdamaian dan kemanusiaan. Ia secara konsisten menyerukan penghentian konflik dan menolak penggunaan kekerasan, terutama dalam perang yang melibatkan banyak korban sipil.
Selain itu, Paus juga menyatakan bahwa dirinya tidak takut terhadap tekanan politik dari pihak mana pun, termasuk dari pemerintah Amerika Serikat.
"Saya tidak takut terhadap pemerintahan Trump, untuk menyuarakan pesan Injil dengan lantang," kata Paus Leo XIV.
Trump Tegas Tak Mau Minta Maaf
Di tengah derasnya kritik, Donald Trump menegaskan bahwa dirinya tidak merasa perlu meminta maaf kepada Paus Leo XIV.
“Saya tidak berutang permintaan maaf kepada Paus Leo,” ujar Trump.
Ia tetap pada posisinya bahwa pernyataan dan tindakannya, termasuk unggahan gambar AI yang sempat menuai kontroversi, tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak mana pun.
Trump bahkan menyebut bahwa banyak orang salah memahami maksud unggahan tersebut. Ia mengklaim gambar itu hanya bentuk candaan atau interpretasi dirinya sebagai sosok “dokter” yang membantu orang lain.
Demikianlah perang kata antara Donald Trump dan Paus Leo XIV yang masih berlanjut, dan publik menunggu apakah situasi ini akan mereda.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas