-
Pria Iran tawarkan makanan ke jurnalis meski rumahnya hancur akibat serangan militer Amerika.
-
Video viral menunjukkan kemanusiaan tetap terjaga meski Iran dilanda konflik dan kerusakan infrastruktur.
-
Serangan Amerika-Israel mengakibatkan kerugian besar bagi warga sipil dan gangguan ekonomi global.
Suara.com - Aksi heroik seorang pria warga negara Iran mendadak viral karena menunjukkan kemurahan hati luar biasa saat menghadapi bencana peperangan.
Meski tubuhnya terluka dan huniannya rata dengan tanah, ia tetap bersikeras menjamu jurnalis yang meliput kondisi rumahnya.
Dikutip dari Middle East Eye, insiden ini membuktikan bahwa nilai kemanusiaan seringkali melampaui rasa pedih akibat kehilangan harta benda dan stabilitas keamanan.
Ketabahan pria tersebut menjadi simbol perlawanan psikologis warga sipil yang menolak menyerah pada keputusasaan di tengah konflik global.
Fenomena ini mencuri perhatian dunia internasional melalui rekaman video yang memperlihatkan ketulusan di balik reruntuhan bangunan beton.
Dalam tayangan yang dirilis Middle East Eye, pria yang bersimbah peluh itu mengajak sang jurnalis masuk ke rumahnya yang rusak berat.
"Ayo, saya ambilkan untuk dimakan," kata dia.
Tawaran tersebut spontan membuat sang jurnalis merasa terenyuh sekaligus segan melihat kondisi sang pemilik rumah yang sangat memprihatinkan.
Petugas pers tersebut berusaha menolak dengan halus karena menyadari bahwa sang tuan rumah lebih membutuhkan asupan nutrisi tersebut.
Baca Juga: 36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
"Tidak perlu Pak. Terima kasih. Tuhan memberkati Anda," kata jurnalis tersebut.
Konsistensi Etika Menghormati Tamu
Sambil terus mengarahkan lensa kamera ke arah kulkas yang tersisa, jurnalis tersebut menjelaskan betapa kontrasnya situasi yang ia temui.
Ia sangat terkejut karena di saat dirinya fokus bekerja, sang korban justru memikirkan kebutuhan perut orang asing yang datang berkunjung.
Pihak peliput berkali-kali menegaskan bahwa kehadirannya murni untuk tugas jurnalistik dan bukan untuk membebani warga yang sedang tertimpa musibah.
Bahkan, sang wartawan sempat meminta pria paruh baya tersebut untuk segera menutup pintu lemari pendinginnya agar stok makanan tersimpan aman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI