- Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf mengimbau warga Indonesia tidak berhaji tanpa menggunakan visa resmi saat berada di Jakarta.
- Pemerintah Arab Saudi memperketat pengawasan dan akan menolak jemaah yang tidak memiliki visa haji yang sah tahun ini.
- Pelanggar aturan visa haji terancam sanksi berupa denda, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi selama sepuluh tahun.
Suara.com - Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, mengimbau warga negara Indonesia tidak pergi ke Tanah Suci dengan niat ibadah haji tanpa mengantongi visa haji yang resmi.
Gus Irtan sapaan akrab Menteri Haji itu mengatakan pemerintah Arab Saudi terus memperketat pengawasan.
"Kita berharap, tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang berangkat haji tanpa menggunakan visa haji yang sah," kata Irfan di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Irfan mengatakan berdarkan data Kementerian Imigrasi tahun 2025, tercatat ada 1.000 orang yang ditahan dan dicegah berangkat karena tidak menggunakan visa haji.
"Di Saudi banyak, lebih banyak lagi yang sudah kadung masuk ke Saudi tapi tidak bisa masuk Makkah karena tidak memiliki visa haji. Mereka hanya punya visa ziarah ataupun visa kerja," kata Irfan.
Irfan mengatakan pada pelaksaan haji tahun ini pemerintah Arab Saudi akan lebih ketat dalam menyeleksi dan memeriksa.
"Beberapa titik pasti akan ada pemeriksaan. Karena itu kita berharap masyarakat Indonesia yang tidak memiliki visa haji mohon jangan berangkat," kata Irfan.
"Saya khawatir nanti ada permasalahan karena kalau sampai terjadi kadung berangkat di sana itu pasti ditolak masuk," sambungnya.
Tidak hanya ditolak, melainkan akan dikenakan sanksi berupa denda hingga deportasi.
Baca Juga: Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab
"Dan yang lebih parah lagi akan di-blacklist selama 10 tahun untuk bisa masuk lagi ke Saudi," kata Irfan.
"Karena itu kami dari kementerian haji dan umrah berharap doa dari semua lapisan masyarakat bahwa rombongan jemaah haji kita bisa berjalan sesuai target, hajinya lancar, sukses, jemaah sehat dan aman dan mendapatkan haji yang mabrur," tandasnya.
Berita Terkait
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut
-
Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama
-
Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab
-
Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal