News / Internasional
Jum'at, 17 April 2026 | 09:19 WIB
Logo PBB
Baca 10 detik
  • Gencatan senjata Lebanon dan Israel dimulai selama sepuluh hari melalui inisiasi Amerika Serikat.

  • PBB mendukung penuh penghentian permusuhan demi keselamatan warga sipil di perbatasan kedua negara.

  • Penghancuran jembatan Sungai Litani mengisolasi ratusan ribu warga di tengah proses upaya damai.

Pihak Gedung Putih berencana memfasilitasi pertemuan tingkat tinggi antar kedua pemimpin negara di Washington.

Di tengah kabar damai, penghancuran jembatan di atas Sungai Litani memicu kekhawatiran serius bagi logistik warga.

Akses mobilitas ribuan masyarakat kini terancam lumpuh total akibat kerusakan jalur transportasi utama di selatan.

"Serangan hari ini di Jembatan Qasmiya, yang merupakan jalur penting menuju Tyre melintasi Sungai Litani, telah semakin memutus akses ke daerah-daerah di selatan sungai tersebut, dan hal itu berdampak pada lebih dari 106.000 orang karena hanya satu penyeberangan yang tersedia saat ini," tambah Dujarric.

Laporan dari otoritas setempat menyebutkan adanya serangan udara ganda yang menargetkan infrastruktur penyeberangan strategis tersebut.

Drone tempur juga dilaporkan menyerang satu unit kendaraan di sekitar lokasi kejadian sebelum ledakan besar terjadi.

Krisis Logistik di Wilayah Terisolasi

Lebih dari seratus ribu jiwa kini terjebak dalam keterbatasan akses karena sisa penyeberangan yang sangat minim.

"Serangan hari ini di Jembatan Qasmiya, yang merupakan jalur penting menuju Tyre melintasi Sungai Litani, telah semakin memutus akses ke daerah-aerah di selatan sungai tersebut, dan hal itu berdampak pada lebih dari 106.000 orang karena hanya satu penyeberangan yang tersedia saat ini," tambah Dujarric.

Baca Juga: Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Ketiadaan akses jembatan memperumit penyaluran bantuan kemanusiaan bagi penduduk yang sangat membutuhkan pasokan medis.

Situasi di lapangan semakin mencekam setelah jatuhnya korban jiwa akibat operasi militer di dekat jalur sungai.

Kondisi ini menambah beban psikologis warga yang seharusnya mulai merasakan ketenangan dari janji gencatan senjata.

Ketegangan antara Israel dan Lebanon telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir dengan intensitas serangan yang merusak.

Sungai Litani sering kali menjadi titik pusat pertikaian strategis karena signifikansi geografisnya bagi kedaulatan kedua belah pihak.

Gencatan senjata sepuluh hari yang diinisiasi AS bertujuan memberikan ruang bagi dialog politik tanpa tekanan militer.

Load More