-
Donald Trump memediasi gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon mulai April 2026.
-
PM Nawaf Salam berterima kasih atas dukungan mediator internasional termasuk Amerika Serikat dan negara Arab.
-
Konflik tersebut telah menyebabkan satu juta orang mengungsi dan merenggut ribuan nyawa di Lebanon.
Langkah ini diambil di tengah desakan global agar krisis kemanusiaan di Lebanon segera mendapatkan solusi yang konkret.
Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan sebelumnya telah melumpuhkan infrastruktur vital di berbagai sudut wilayah kedaulatan Lebanon.
Data otoritas setempat mencatat lebih dari 1 juta penduduk terpaksa mengungsi dari rumah mereka akibat kehancuran bangunan.
Setidaknya 2.196 nyawa melayang akibat rentetan serangan yang bertujuan melumpuhkan kekuatan militan di wilayah Lebanon selatan.
Kerusakan lingkungan dan fasilitas publik menjadi beban berat bagi pemerintah Lebanon dalam upaya pemulihan pasca konflik nanti.
Gencatan senjata ini menjadi waktu yang sangat krusial untuk menyalurkan bantuan medis dan logistik bagi para pengungsi.
Mekanisme Teknis Gencatan Senjata Sepuluh Hari
"Saya baru saja melakukan percakapan yang sangat baik dengan Presiden Joseph Aoun yang terhormat dari Lebanon, dan Perdana Menteri Bibi Netanyahu dari Israel," kata Trump di Truth Social.
Kesepakatan yang dihasilkan menetapkan bahwa masa penghentian permusuhan ini akan berlaku selama sepuluh hari ke depan secara penuh.
Baca Juga: Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata
"Kedua pemimpin ini telah sepakat bahwa untuk mencapai perdamaian antara negara mereka, mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata 10 hari pada pukul 5 sore EST," tambah Trump.
Kedua belah pihak diharapkan mematuhi batasan waktu tersebut untuk membuka jalan bagi perundingan yang lebih permanen dan stabil.
Waktu pelaksanaan gencatan senjata telah disinkronkan agar seluruh unit militer di lapangan dapat segera menghentikan operasi mereka.
Donald Trump mengungkapkan bahwa perwakilan dari kedua negara telah bertemu secara tatap muka di Washington pada Selasa pekan ini.
Dia menekankan bahwa pertemuan diplomatik langsung seperti ini merupakan peristiwa langka yang kembali terjadi setelah jeda 34 tahun.
Tim khusus tersebut ditugaskan untuk memastikan setiap poin dalam kesepakatan dijalankan tanpa ada pelanggaran di medan tempur.
Presiden AS optimistis bahwa keterlibatan pejabat tinggi kementeriannya akan menjamin keberlanjutan proses perdamaian yang sedang dirintis tersebut.
Ambisi Trump Menyelesaikan Konflik Global Secara Cepat
Bagi Donald Trump, kesepakatan ini menambah daftar panjang pencapaian diplomasinya sejak kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
Ia mengklaim telah berhasil mengintervensi dan menuntaskan berbagai konflik bersenjata di penjuru dunia melalui pendekatan negosiasi yang tegas.
"Merupakan kehormatan bagi saya untuk menyelesaikan 9 perang di seluruh dunia, dan ini akan menjadi yang ke-10, jadi mari kita selesaikan," ujar Trump.
Visi politik luar negeri Trump saat ini memang difokuskan pada pengakhiran keterlibatan militer AS dalam perang yang berkepanjangan.
Keberhasilan di Timur Tengah ini menjadi bukti nyata dari strategi diplomasi cepat yang diterapkan oleh pemerintahannya saat ini.
Konflik antara Israel dan Lebanon berakar pada perselisihan perbatasan yang berkepanjangan dan kehadiran kekuatan bersenjata non-negara.
Agresi militer terbaru dipicu oleh ketegangan di wilayah perbatasan yang menyebabkan ribuan warga sipil terjebak dalam baku tembak.
Kondisi ekonomi Lebanon yang sedang rapuh membuat dampak perang menjadi berkali-kali lipat lebih berat bagi masyarakat umum.
Hadirnya kesepakatan gencatan senjata 10 hari ini menjadi jeda yang sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi kerugian nasional.
Dunia kini menanti apakah jeda singkat ini dapat ditransformasikan menjadi perdamaian total yang mengakhiri penderitaan rakyat di perbatasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
9 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Wajah
-
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
-
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Pengacara Don Ritto: Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Milik Pengusaha Bidang Dakwah
-
Tolak Laporan 'Amplop' Bupati Kuansing, KPK Segera Panggil Menhut Raja Juli
-
Rilis Forever July, Sunmi Bandingkan Sensasi Jatuh Cinta bak Hujan Deras
-
Bukan Destinasi Wisata! Pesona Mematikan Gunung Anak Krakatau yang Terlarang Bagi Wisatawan
-
Lowongan Kerja BRI Terbaru Juli 2026 untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Link Daftarnya
-
4 Rekomendasi Pelembap Wajah yang Tidak Lengket, Kulit Kenyal dan Terhidrasi
-
Mitsubishi New Xforce Resmi Meluncur, Pakai Hybrid Generasi Terbaru