- Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menegaskan bahwa perombakan kabinet merupakan wewenang mutlak Presiden Prabowo Subianto bagi pemerintahannya.
- Sarmuji menyatakan belum mengetahui isu perombakan kabinet maupun promosi jabatan bagi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.
- Sarmuji mengapresiasi kinerja Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM dalam menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas harga BBM.
Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menanggapi kabar yang beredar mengenai rencana perombakan kabinet atau reshuffle yang disebut-sebut akan dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan kepala negara.
"Saya nggak tahu, itu kan wewenang presiden. Nanti tergantung presiden merenung, 'perlu nggak ya reshuffle ya?', gitu. Kira-kira begitulah kira-kira," ujar Sarmuji ditemui Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Terkait informasi internal partai, Sarmuji mengaku belum mendapatkan kabar terbaru karena belum sempat berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang baru saja kembali dari kunjungan kerja mendampingi Presiden ke luar negeri.
"Nggak, saya belum, saya belum. Saya belum ketemu ketua umum setelah ketua umum mendampingi presiden ke Rusia dan Perancis. Mudah-mudahan nanti malam saya ketemu ketua umum. Mudah-mudahan," tambahnya.
Saat disinggung mengenai isu yang menyebut Bahlil Lahadalia akan dipromosikan menjadi Menteri Koordinator (Menko) dalam perombakan tersebut, Sarmuji menyatakan belum mengetahuinya.
"Enggak tahu, orang dengar reshuffle saja nggak, gimana yang lain-lain," tuturnya singkat.
Kendati begitu, Sarmuji memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Bahlil Lahadalia dalam kapasitasnya saat ini sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Menurutnya, Bahlil berhasil menghadapi tantangan berat di tengah krisis energi global akibat konflik internasional.
Baca Juga: Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
"Oke. Kinerja sekarang Pak Bahlil oke dan makin oke. Bayangkan ya, mungkin orang nggak bisa bayangkan betapa sulitnya posisi Pak Bahlil sekarang. Beliau harus berpikir keras mengamankan energi di saat perang bergejolak dan suplai energi internasional, suplai energi global itu tersendat-sendat," paparnya.
Ia menilai, keberhasilan Bahlil dalam menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan prestasi yang signifikan di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu.
"Nggak semua negara bisa melakukan, bisa mengamankan ketahanan energi. Dan alhamdulillah Menteri ESDM Pak Bahlil berhasil mengamankan suplai energi sekaligus satu hal yang sangat penting: bisa membuat harga BBM tidak naik. Itu sesuatu yang sangat tidak mudah pada saat ini," pungkasnya.
Sebelumnya, isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat di tengah dinamika pemerintahan.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya angkat bicara, meski dengan pernyataan yang singkat.
Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026), Teddy tidak memberikan jawaban panjang terkait kemungkinan reshuffle. Ia hanya meminta publik dan awak media untuk menunggu perkembangan selanjutnya.
Berita Terkait
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Tarif Nginap di Four Seasons Hotel George V Paris, Tempat Prabowo Beri Kejutan Ultah ke Teddy
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun Untuk Titiek Soeharto
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini