News / Nasional
Kamis, 16 April 2026 | 17:01 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal]
Baca 10 detik
  • Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menegaskan bahwa perombakan kabinet merupakan wewenang mutlak Presiden Prabowo Subianto bagi pemerintahannya.
  • Sarmuji menyatakan belum mengetahui isu perombakan kabinet maupun promosi jabatan bagi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.
  • Sarmuji mengapresiasi kinerja Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM dalam menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas harga BBM.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menanggapi kabar yang beredar mengenai rencana perombakan kabinet atau reshuffle yang disebut-sebut akan dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan kepala negara.

"Saya nggak tahu, itu kan wewenang presiden. Nanti tergantung presiden merenung, 'perlu nggak ya reshuffle ya?', gitu. Kira-kira begitulah kira-kira," ujar Sarmuji ditemui Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Terkait informasi internal partai, Sarmuji mengaku belum mendapatkan kabar terbaru karena belum sempat berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang baru saja kembali dari kunjungan kerja mendampingi Presiden ke luar negeri.

"Nggak, saya belum, saya belum. Saya belum ketemu ketua umum setelah ketua umum mendampingi presiden ke Rusia dan Perancis. Mudah-mudahan nanti malam saya ketemu ketua umum. Mudah-mudahan," tambahnya.

Saat disinggung mengenai isu yang menyebut Bahlil Lahadalia akan dipromosikan menjadi Menteri Koordinator (Menko) dalam perombakan tersebut, Sarmuji menyatakan belum mengetahuinya.

"Enggak tahu, orang dengar reshuffle saja nggak, gimana yang lain-lain," tuturnya singkat.

Kendati begitu, Sarmuji memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Bahlil Lahadalia dalam kapasitasnya saat ini sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurutnya, Bahlil berhasil menghadapi tantangan berat di tengah krisis energi global akibat konflik internasional.

Baca Juga: Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

"Oke. Kinerja sekarang Pak Bahlil oke dan makin oke. Bayangkan ya, mungkin orang nggak bisa bayangkan betapa sulitnya posisi Pak Bahlil sekarang. Beliau harus berpikir keras mengamankan energi di saat perang bergejolak dan suplai energi internasional, suplai energi global itu tersendat-sendat," paparnya.

Ia menilai, keberhasilan Bahlil dalam menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan prestasi yang signifikan di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji. (Suara.com/Bagaskara)

"Nggak semua negara bisa melakukan, bisa mengamankan ketahanan energi. Dan alhamdulillah Menteri ESDM Pak Bahlil berhasil mengamankan suplai energi sekaligus satu hal yang sangat penting: bisa membuat harga BBM tidak naik. Itu sesuatu yang sangat tidak mudah pada saat ini," pungkasnya.

Sebelumnya, isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat di tengah dinamika pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya angkat bicara, meski dengan pernyataan yang singkat.

Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026), Teddy tidak memberikan jawaban panjang terkait kemungkinan reshuffle. Ia hanya meminta publik dan awak media untuk menunggu perkembangan selanjutnya.

Load More