News / Nasional
Minggu, 19 April 2026 | 13:41 WIB
Joko Widodo dan Jusuf Kalla saat mengambil nomor urut di KPU, Jakarta, Minggu (1/6). [suara.com/Bowo Raharjo]
Baca 10 detik
  • Jusuf Kalla menyatakan dirinya berperan penting dalam karier politik Joko Widodo sejak Pilkada DKI Jakarta tahun 2012.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Kalla di Jakarta pada 18 April 2026 sebagai respons atas berbagai polemik dirinya.
  • Sekjen Partai Golkar Sarmuji menanggapi bahwa kesuksesan Joko Widodo merupakan hasil dari jasa berbagai pihak, bukan faktor tunggal.

"Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden? Coba lihat," jelas JK.

JK juga mengungkap memori saat Jokowi datang ke kediamannya untuk mengucapkan terima kasih setelah memenangi Pilgub DKI Jakarta.

Saat itu, kata JK, Jokowi datang dengan masih mengenakan kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khas kampanyenya.

"Waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapkan terima kasih. Datang ke rumah, itu masih pakai baju kotak-kotaknya. Tanya sama beliau," tegasnya sembari meminta publik melihat kembali dokumentasi foto masa itu.

Kekesalan JK memuncak saat dirinya justru dilaporkan ke polisi dan dituduh melakukan berbagai tindakan negatif terutama soal polemik ijazah Jokowi oleh pihak-pihak yang ia sebut sebagai "termul".

Ia merasa jasa-jasanya selama ini seolah dilupakan oleh mereka yang kini menyerangnya.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bantu Jokowi. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Janganlah macam-macam begitu," pungkasnya.

Sebelumnya, JK menduga adanya kaitan antara laporan polisi terhadap dirinya dengan langkah hukum yang ia ambil sebelumnya terhadap Rismon Sianipar.

Ia menilai laporan dugaan penistaan agama tersebut muncul sebagai reaksi setelah dirinya memperkarakan Rismon.

Baca Juga: Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi

"Saya tidak menuduh politik, tetapi ini kenyataannya bahwa ini (laporan terhadap saya) timbul setelah saya mengadukan Rismon," ujar JK dalam konferensi persnya di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, JK juga menyinggung kegaduhan di tengah masyarakat terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo yang sudah berlangsung selama dua tahun.

Sebagai sosok yang pernah mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden, JK memberikan nasihat agar persoalan tersebut segera diakhiri dengan transparansi.

Load More