- Militer Israel mengonfirmasi seorang prajurit merusak patung Yesus di Deir Siryan, Lebanon Selatan, yang memicu kemarahan publik global.
- Tindakan vandalisme tersebut memicu kecaman keras dari politisi Amerika Serikat terkait moralitas bantuan militer bagi pihak Israel.
- Konflik di Lebanon sejak Maret 2026 telah menewaskan 2.294 orang dan menyebabkan satu juta warga terpaksa mengungsi dari rumahnya.
Suara.com - Militer Israel (IDF) akhirnya mengonfirmasi keaslian sebuah dokumentasi yang sangat kontroversial, menunjukkan seorang personelnya melakukan tindakan vandalisme terhadap simbol agama Kristen di Lebanon Selatan.
Pernyataan ini muncul setelah sebuah video viral memicu amarah publik global, memperlihatkan seorang tentara menggunakan alat penghancur beton (jackhammer) untuk menghancurkan bagian kepala patung Yesus Kristus di kota Deir Siryan.
Pengakuan ini menjadi tamparan keras bagi narasi resmi militer Israel yang selama ini mengklaim bahwa mereka berupaya melindungi infrastruktur sipil dan tempat ibadah.
Meski militer Israel menyatakan bahwa insiden tersebut kini sedang diselidiki oleh Komando Utara, mereka tetap tidak memberikan rincian mengenai identitas prajurit yang terlibat maupun tindakan disipliner spesifik yang telah diambil.
Insiden penodaan situs suci ini terjadi di tengah klaim berulang dari pihak IDF bahwa mereka "tidak memiliki niat untuk merugikan infrastruktur sipil, termasuk bangunan keagamaan atau simbol-simbol keagamaan."
Namun, bukti visual dari Deir Siryan menunjukkan realitas yang sangat berbeda di lapangan. Para kritikus menilai tindakan tersebut bukan sekadar ulah oknum, melainkan cerminan dari kurangnya kontrol disiplin dalam operasi militer di Lebanon Selatan.
Penyelidikan internal yang dijanjikan oleh militer Israel sering kali disambut dengan skeptisisme oleh organisasi hak asasi manusia.
Hal ini dikarenakan rekam jejak penyelesaian kasus serupa yang jarang berakhir dengan hukuman berat bagi pelaku, sementara kerusakan budaya dan emosional yang ditimbulkan bagi komunitas lokal bersifat permanen.
Kecaman Keras dari Washington
Baca Juga: Geruduk YLBHI, Jagara Desak Jangan Hanya Bela yang Viral, Rakyat Kecil Juga Butuh
Reaksi keras tidak hanya datang dari dunia Arab, tetapi juga dari sekutu terdekat Israel, Amerika Serikat. Sejumlah tokoh politik dan media di Washington mulai mempertanyakan standar moralitas dari bantuan militer yang terus mengalir ke Tel Aviv.
Mantan anggota Kongres AS, Marjorie Taylor Greene, mengecam keras berita tersebut melalui pernyataan publik yang menyorot status hubungan kedua negara.
Ia mempertanyakan status "sekutu terbesar kita" yang selama ini menerima miliaran dolar uang pajak dan persenjataan dari rakyat Amerika Serikat, sementara tentaranya tertangkap kamera menghancurkan simbol iman Kristen.
Kecaman serupa datang dari Matt Gaetz, tokoh sayap kanan dan mantan anggota Kongres, yang menyebut tindakan tentara Israel tersebut sebagai sesuatu yang "mengerikan."
Sementara itu, tokoh media terkemuka Ryan Grim memberikan analisis yang lebih tajam mengenai pola perilaku militer di zona konflik.
"Tentara Israel telah mengunggah gambar-gambar kejahatan perang dan penodaan budaya mereka sendiri selama dua setengah tahun berturut-turut tanpa gangguan," kata Ryan Grim, dikutip via TRT.
Berita Terkait
-
Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, Publik: Hizbullah Tak Bakal Melakukan Itu
-
Biadab! Rezim Zionis Israel Ingin 'Gazafikasi' Lebanon Selatan
-
Viral Maestro Kibar Jual Lukisan Demi Bayar Utang, Gambar Wapres Gibran Jadi yang Pertama Laku
-
Diminta Bantu Suster Natalia, Hotman Paris: Istana Perlu Turun Tangan!
-
Digerebek Suami Sendiri, Ibu Bhayangkari di Kendari Kepergok Ngamar dengan Oknum TNI
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur