-
Iran menyerang kapal Amerika Serikat dengan drone sebagai aksi balasan penyitaan kapal TOUSKA.
-
Amerika Serikat mengklaim kapal kargo Iran tersebut mencoba melanggar blokade laut internasional.
-
Insiden ini secara resmi mengakhiri gencatan senjata dua pekan yang dimediasi oleh Pakistan.
“Kami memperingatkan bahwa pasukan militer Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini,” tegas Zolfaghari.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan secara resmi keberhasilan operasi pencegatan kapal Iran tersebut kepada publik.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) memberikan klarifikasi bahwa kapal USS Spruance dikerahkan untuk menghentikan kapal kargo yang dicurigai tersebut.
Menurut klaim pihak Amerika Serikat, kapal TOUSKA berupaya menerobos barisan blokade angkatan laut yang sedang diterapkan di Teluk Oman.
Untuk memperkuat argumen mereka, CENTCOM merilis bukti visual berupa rekaman video melalui platform media sosial X yang menunjukkan proses peringatan.
Dalam video itu terlihat kapal perang Amerika memberikan peringatan keras sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke arah kapal kargo berbendera Iran.
Nasib Kapal Kargo Dan Personel Iran
Hingga saat ini, kapal TOUSKA beserta seluruh muatannya dilaporkan masih berada dalam penguasaan penuh pasukan Marinir Amerika Serikat secara paksa.
Teheran menganggap penahanan aset sipil mereka sebagai bentuk agresi yang melanggar kedaulatan nasional dan mencederai kesepakatan internasional yang ada.
Baca Juga: 3 Fakta Kapal Touska Iran yang Diserang dan Disita AS di Laut Oman
Fars News Agency menyebutkan bahwa tindakan sabotase navigasi yang dilakukan Amerika Serikat membahayakan keselamatan awak kapal di perairan internasional.
Iran juga telah melayangkan protes keras dan memperingatkan bahwa serangan balasan yang lebih masif bisa terjadi dalam waktu dekat.
Situasi di lapangan kini semakin tak menentu seiring dengan meningkatnya intensitas patroli militer dari kedua belah pihak di sekitar Teluk Oman.
Ketegangan terbaru ini muncul di tengah masa gencatan senjata dua minggu yang sebenarnya telah berlaku sejak tanggal 7 April lalu.
Kesepakatan damai yang dimediasi oleh Pakistan tersebut awalnya diharapkan mampu meredam gesekan antara armada Teheran dan Washington di laut.
Namun, penyitaan kapal TOUSKA yang diikuti serangan drone balasan kini menghancurkan harapan stabilitas keamanan jangka panjang di koridor maritim tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
Terkini
-
Diduga Hasut dan Provokasi Terkait Video JK, Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polisi
-
B50 Digenjot untuk Energi, Mengapa Dikhawatirkan Picu Deforestasi dan Harga Pangan?
-
Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim
-
Rudal AS-Israel Tewaskan 3375 Warga Iran, 40 Persen Korban Tak Bisa Dikenali
-
Politikus PSI Sebut Gubernur DKI Lembek, Tawuran Tak Kunjung Tuntas
-
Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis
-
PVN 2026 Libatkan Puluhan Ribu Peserta, Fokus Tingkatkan Keterampilan dan Serapan Tenaga Kerja
-
Bahas Darurat Kekerasan Seksual di Kampus, DPR Panggil 4 Perguruan Tinggi Gelar Rapat Tertutup
-
Besok Kaltim Membara! Ini 6 Fakta Polemik Gubernur Kaltim yang Picu Demo Besar 21 April
-
Nus Kei Siapanya John Kei? Ini Silsilah Keluarga dan Riwayat Konfliknya