News / Internasional
Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB
Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Otoritas militer Jerman mengusulkan kenaikan batas usia pasukan cadangan hingga 70 tahun guna mengatasi kekurangan personel militer nasional.
  • Kanselir Friedrich Merz menargetkan penambahan jumlah tentara aktif menjadi 260.000 personel untuk memperkuat keamanan Jerman menghadapi ancaman global.
  • Rencana reformasi militer Jerman memicu peringatan dari Rusia terkait potensi eskalasi ketegangan keamanan yang dapat berdampak buruk global.

Suara.com - Jerman menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan personel militer di tengah dinamika keamanan global yang kian memanas.

Kondisi ini membuat otoritas militer Jerman mengusulkan agar batas usia pasukan cadangan dinaikkan hingga 70 tahun.

Ketua baru Asosiasi Pasukan Cadangan Jerman, Bastian Ernst, menilai kondisi fisik masyarakat saat ini memungkinkan warga lanjut usia tetap berkontribusi.

“Usia pensiun meningkat, dan masyarakat tetap bugar lebih lama,” ujarnya seperti dilansir dari media Jerman.

Langkah ini muncul setelah Jerman meningkatkan target kekuatan militernya secara signifikan.

Kanselir Friedrich Merz berencana menambah jumlah tentara aktif dari sekitar 186.000 menjadi 260.000, serta 200.000 pasukan cadangan pada pertengahan 2030-an.

Ilustrasi perang. [Unsplash]

Kebijakan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap ancaman keamanan, khususnya dari Rusia.

Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai tidak masuk akal.

Selain menaikkan batas usia, Ernst juga mendorong reformasi aturan yang dinilai menghambat partisipasi warga.

Baca Juga: 40 Warga Israel Ditahan di Bandara Rusia, Diintrogasi 5 Jam

Ernst mengusulkan agar kewenangan perusahaan untuk menolak karyawan mengikuti pelatihan militer dicabut.

Perdebatan ini sejalan dengan tren di Eropa yang mulai menyesuaikan kebijakan militernya.

Finlandia dan Inggris telah lebih dulu menaikkan batas usia pasukan cadangan sebagai respons terhadap situasi geopolitik yang tidak menentu.

Di sisi lain, peningkatan militer di Eropa memicu kekhawatiran dari Moskow.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memperingatkan bahwa eskalasi ini berpotensi memicu tragedi global baru, mengingatkan dunia pada bayang-bayang Perang Dunia III

Load More