- Kapal perusak USS Zumwalt milik Angkatan Laut AS mengalami kebakaran di galangan kapal Mississippi pada Kamis, 23 April.
- Insiden tersebut mengakibatkan tiga pelaut terluka serta memicu penyelidikan resmi terkait penyebab dan tingkat kerusakan kapal.
- Kapal sedang menjalani modernisasi sistem senjata untuk mendukung kemampuan serangan rudal hipersonik jarak jauh bagi Angkatan Laut AS.
Suara.com - Kebakaran terjadi di atas kapal perusak siluman USS Zumwalt milik Angkatan Laut Amerika Serikat, Kamis (23/4).
Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan tiga pelaut terluka. Dari laporan sementara, insiden ini terjadi saat kapal tengah menjalani proses modernisasi di galangan HII Ingalls, Pascagoula, Mississippi.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 21.45 waktu setempat pada Minggu malam.
Api berhasil dipadamkan oleh awak kapal, sementara satu pelaut harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi stabil dan dua lainnya mendapat perawatan di lokasi.
Pihak Angkatan Laut AS menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Angkatan Laut sedang menyelidiki penyebab kebakaran dan menentukan tingkat kerusakan di dalam kapal,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari USNI News.
USS Zumwalt telah berada di galangan sejak Agustus 2023 untuk menjalani peningkatan teknologi besar.
Modernisasi ini mencakup perubahan signifikan dari sistem senjata berbasis meriam ke platform peluncur rudal jarak jauh.
Sistem meriam Advanced Gun System 155 mm yang sebelumnya menjadi ciri khas kapal telah diganti.
Baca Juga: Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini
Sebagai gantinya, kapal kini dipasangi tabung peluncur rudal untuk mendukung sistem Conventional Prompt Strike (CPS).
Program CPS dirancang untuk menghadirkan kemampuan serangan hipersonik jarak jauh dari laut.
Dengan peningkatan ini, Zumwalt ditargetkan menjadi platform serangan laut dalam (blue-water strike) yang lebih fleksibel dan mematikan.
Setelah sempat dipindahkan ke darat untuk proses integrasi teknologi, kapal ini kembali diluncurkan pada Desember 2024.
Pada Januari lalu, Zumwalt juga telah kembali melaut untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun.
Program kapal perusak kelas Zumwalt sendiri menelan biaya sekitar 24,5 miliar dolar AS untuk tiga unit.
Berita Terkait
-
Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini
-
Curang! Lobi Anak Buah Trump Dorong Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Daftar Korporasi Raksasa Panen Cuan dari Perang AS vs Iran: Ada Perusahaan Yahudi
-
Blokade Militer Amerika Serikat Cegat Kapal Tanker Iran Dekat Perairan Indonesia
-
Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998
-
KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris
-
Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif
-
Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total
-
Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan
-
Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis
-
Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi
-
Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya
-
LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?
-
Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik