- Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di berbagai lokasi diwarnai kecurangan menggunakan perangkat teknologi komunikasi tersembunyi berukuran sangat kecil.
- Modus kecurangan bergeser dari joki konvensional menjadi penggunaan alat bantu digital yang terhubung dengan pihak luar ruangan.
- Menteri Pendidikan Tinggi memastikan pemerintah akan mengevaluasi dan memproses setiap temuan kecurangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alat tersebut umumnya bekerja dengan cara terhubung ke perangkat komunikasi di luar ruang ujian. Suara dari pihak luar kemudian disalurkan langsung ke telinga peserta.
Jaringan Sunyi dan Ancaman bagi Meritokrasi
Lebih dari sekadar pelanggaran individu, temuan di lapangan mengindikasikan adanya jaringan yang terorganisir.
Dalam beberapa kasus, aparat menemukan praktik perjokian yang melibatkan lebih dari satu orang, mulai dari peserta, joki akademik, hingga perantara. Bahkan, dua perempuan yang diduga joki dalam UTBK di Sulawesi Barat ditangkap dengan modus penggunaan identitas palsu dan perangkat komunikasi.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) juga mengonfirmasi bahwa bentuk pelanggaran yang ditemukan pada UTBK 2026 tidak hanya berupa joki, tetapi juga penggunaan alat bantu yang terhubung secara digital.
Menyikapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti setiap temuan pelanggaran dalam pelaksanaan UTBK tahun ini.
“Kita akan evaluasi dan proses kecurangan yang terjadi dalam UTBK ini,” ujar Brian.
Berbagai langkah pengawasan sebenarnya telah diterapkan, mulai dari pemeriksaan menggunakan metal detector, verifikasi identitas berlapis, hingga pengawasan ketat selama ujian berlangsung.
Namun, temuan perangkat komunikasi tersembunyi seperti earpiece menunjukkan bahwa metode kecurangan terus beradaptasi, menantang sistem yang ada.
Baca Juga: Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?