- Dua pekerja rumah tangga melompat dari lantai empat rumah kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
- Satu korban berinisial R meninggal dunia dan korban D mengalami luka patah tulang akibat aksi melarikan diri tersebut.
- Polres Metro Jakarta Pusat mendalami dugaan ketidakbetahan korban akibat sikap majikan yang dinilai galak saat bekerja.
Pemanggilan ini bertujuan untuk mengklarifikasi bagaimana pola kerja dan interaksi harian antara majikan dan kedua PRT tersebut selama berada di dalam rumah kos.
Keterangan dari pemilik kos juga dianggap penting untuk mengetahui situasi lingkungan di sekitar lokasi kejadian sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
Informasi mengenai perilaku majikan menjadi salah satu poin krusial yang sedang didalami oleh penyidik. Muncul dugaan bahwa adanya perlakuan yang tidak menyenangkan atau sikap keras dari pihak majikan yang memicu trauma pada korban.
Ia menambahkan, dari keterangan sementara juga didapati bahwa majikan yang bersangkutan galak, sehingga mereka tidak betah bekerja.
Keterangan dari saksi-saksi lain di sekitar lokasi kejadian juga mulai dikumpulkan untuk memperkuat konstruksi kasus. Beberapa saksi menyebutkan adanya kesan negatif terkait cara majikan memperlakukan para pekerjanya.
"Ada saksi yang lain ngomong bahwa mereka itu tidak betah karena majikannya sadis. Sadis itu tidak tahu seperti apa, tapi tidak ngomong suka menyiiksa, hanya galak," katanya.
Saat ini, korban berinisial D yang mengalami patah tulang masih mendapatkan perawatan medis, sementara jenazah korban R telah ditangani sesuai prosedur kepolisian untuk keperluan autopsi atau pemeriksaan medis lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, area di sekitar rumah kos di Bendungan Hilir tersebut masih menjadi perhatian warga.
Pihak kepolisian terus mencari bukti tambahan, termasuk kemungkinan adanya rekaman CCTV atau catatan lain yang bisa menjelaskan detik-detik sebelum kedua PRT tersebut memutuskan untuk melompat
dari lantai 4.
Baca Juga: Geger! 2 PRT di Benhil Nekat Terjun dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Sadis?
Berita Terkait
-
Geger! 2 PRT di Benhil Nekat Terjun dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Sadis?
-
Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya
-
Terjun dari Lantai 4: Satu PRT di Benhil Tewas, Dugaan Dikurung Majikan Masih Diselidiki Polisi
-
UU PPRT Disahkan, Apa Bedanya PRT dan ART? Begini Penjelasannya
-
Tangis Haru Suranti dan Perjuangan 22 Tahun JALA PRT Sambut Pengesahan UU PPRT di DPR
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
Terkini
-
Masuk Istana, Said Iqbal Dinilai Tak Mewakili Seluruh Buruh Indonesia
-
Israel Balas Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran
-
3.200 Laporan Parkir Liar Menumpuk, DKI Gelar Razia Besar-besaran
-
Iran Serang Target Militer di Palestina Utara, Kedubes di Jakarta Tegaskan Hak Bela Diri
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan 2 Tersangka Swasta Kasus Kuota Haji Hari Ini
-
Kejar Deadline Oktober! Dasco Ungkap Kunci Percepatan UU Ketenagakerjaan Baru Ada di Tangan Buruh
-
Pengamat: Seskab Teddy Terlalu Sering Tampil, Komunikasi Istana Seharusnya Satu Pintu
-
Bupati Nonaktif Cilacap Gugat Status Tersangka, KPK Siap Hadapi