News / Metropolitan
Kamis, 23 April 2026 | 19:44 WIB
Ilustrasi mayat. (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Dua pekerja rumah tangga melompat dari lantai empat rumah kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
  • Satu korban berinisial R meninggal dunia dan korban D mengalami luka patah tulang akibat aksi melarikan diri tersebut.
  • Polres Metro Jakarta Pusat mendalami dugaan ketidakbetahan korban akibat sikap majikan yang dinilai galak saat bekerja.

Pemanggilan ini bertujuan untuk mengklarifikasi bagaimana pola kerja dan interaksi harian antara majikan dan kedua PRT tersebut selama berada di dalam rumah kos.

Keterangan dari pemilik kos juga dianggap penting untuk mengetahui situasi lingkungan di sekitar lokasi kejadian sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Informasi mengenai perilaku majikan menjadi salah satu poin krusial yang sedang didalami oleh penyidik. Muncul dugaan bahwa adanya perlakuan yang tidak menyenangkan atau sikap keras dari pihak majikan yang memicu trauma pada korban.

Ia menambahkan, dari keterangan sementara juga didapati bahwa majikan yang bersangkutan galak, sehingga mereka tidak betah bekerja.

Keterangan dari saksi-saksi lain di sekitar lokasi kejadian juga mulai dikumpulkan untuk memperkuat konstruksi kasus. Beberapa saksi menyebutkan adanya kesan negatif terkait cara majikan memperlakukan para pekerjanya.

"Ada saksi yang lain ngomong bahwa mereka itu tidak betah karena majikannya sadis. Sadis itu tidak tahu seperti apa, tapi tidak ngomong suka menyiiksa, hanya galak," katanya.

Saat ini, korban berinisial D yang mengalami patah tulang masih mendapatkan perawatan medis, sementara jenazah korban R telah ditangani sesuai prosedur kepolisian untuk keperluan autopsi atau pemeriksaan medis lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, area di sekitar rumah kos di Bendungan Hilir tersebut masih menjadi perhatian warga.

Pihak kepolisian terus mencari bukti tambahan, termasuk kemungkinan adanya rekaman CCTV atau catatan lain yang bisa menjelaskan detik-detik sebelum kedua PRT tersebut memutuskan untuk melompat
dari lantai 4.

Baca Juga: Geger! 2 PRT di Benhil Nekat Terjun dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Sadis?

Load More