-
Arab Saudi sampaikan duka atas gugurnya Praka Rico Pramudia akibat serangan di Lebanon.
-
Praka Rico wafat setelah menjalani perawatan medis intensif akibat luka tembakan artileri Israel.
-
Indonesia kehilangan empat prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL selama satu bulan terakhir.
Praka Rico Pramudia menjadi prajurit kedua TNI yang gugur akibat serangan artileri, yang diindikasikan berasal dari Israel terhadap posisi UNIFIL, sejak 29 Maret lalu.
Hingga saat ini, total empat personel TNI telah berpulang dalam menjalankan tugas mulia di Lebanon Selatan.
Kondisi keamanan di Lebanon yang kian tidak menentu menjadi tantangan berat bagi kontingen Garuda dalam menjalankan mandat PBB.
Keberlanjutan misi perdamaian kini menjadi sorotan tajam seiring dengan meningkatnya intensitas serangan di area operasional pasukan internasional.
Indonesia tetap berkomitmen menjaga perdamaian dunia meski harus dibayar dengan kehilangan putra-putra terbaik bangsa di medan tempur.
Insiden yang menimpa Praka Rico Pramudia bermula dari serangan artileri di Adchit Al-Qusayr pada akhir Maret 2026.
Kejadian ini menambah daftar korban jiwa dari personel UNIFIL asal Indonesia yang bertugas mengawasi garis perbatasan Lebanon-Israel.
Pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi dengan PBB untuk memastikan keamanan seluruh personel di wilayah konflik tersebut.
Baca Juga: Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon