Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan berjalan optimal meski masih menempati gedung sementara. Hal itu disampaikannya usai kunjungan dan dialog bersama siswa, guru, tenaga pendidik SRMA 32 di Lingkungan Gedung BPSDM, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).
Turut hadir Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Kepala BPSDM Lampung Alhusnuriski dan Rektor UIN Raden Intan Lampung (2015-2019) Prof. Mukri serta para siswa, guru dan tendik SRMA 32.
“Tadi sudah melihat ya, alhamdulillah proses pembelajaran di sini berjalan dengan baik. Dahulu saya dengan Bu Wagub pertama kali kesini pada saat mau merintis pembukaan Sekolah Rakyat di tempat ini. (Sekarang) pembelajarannya sudah berlangsung dengan baik,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menegaskan seluruh proses harus berjalan sesuai prosedur sekaligus mengedepankan empati kepada para siswa. Ia menjelaskan siswa Sekolah Rakyat berasal dari beragam latar belakang.
“Ada yang putus sekolah, belum pernah sekolah atau juga sekolah tetapi tidak bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” ujar Gus Ipul.
Karena itu, para guru dan tendik menghadapi tantangan dalam menyesuaikan metode belajar sesuai kemampuan masing-masing siswa.
“Secara umum alhamdulillah semua dinamika dan tantangan itu sampai hari ini bisa dilewati dengan baik. Tidak mudah, tapi bisa dilewati dengan baik,” jelas Gus Ipul.
Hal itu tidak lepas dari peran dan kolaborasi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta pemerintah daerah. Setelah melewati tantangan adaptasi pada bulan-bulan awal, proses pembelajaran kini dinilai semakin stabil.
“Jadi pada bulan pertama dan kedua memang ada tantangan yang luar biasa. Tapi setelah itu, alhamdulillah sampai sekarang kondisinya bisa lebih baik,” kata Gus Ipul.
Baca Juga: Wamensos Apresiasi Inisiatif Kudus dan Garut Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Perkembangan kondisi positif tersebut menjadi modal utama dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat permanen mendatang.
“Gurunya betah, kepala sekolahnya betah, siswa-siswanya juga betah. Dan ini menjadi modal untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat ke depan.
Mensos Gus Ipul menjelaskan SRMA 32 Lampung Selatan saat ini masih menempati gedung sementara. Nantinya, setelah gedung permanen selesai dibangun, seluruh kegiatan belajar mengajar akan dipindahkan ke lokasi tersebut.
“Nanti akan pindah ke gedung permanen dan sekarang pembangunannya sudah mencapai lebih dari 20 persen,” jelas Gus Ipul.
Sebelumnya, Mensos Gus Ipul meninjau SRMA 32 Lampung Selatan. Dalam kunjungan tersebut, para siswa menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari selawat hingga yel-yel penuh semangat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Rizka, salah satu siswa, tampil percaya diri menceritakan kisah hidupnya di hadapan Gus Ipul. Sementara itu, Adi Riza memperagakan perannya saat memimpin kegiatan makan bersama.
Suasana semakin meriah ketika guru matematika, Nabila, mendemonstrasikan pembelajaran trigonometri menggunakan papan digital dengan pengantar bahasa Inggris serta berinteraksi dengan para siswa secara menyenangkan. ***
Berita Terkait
-
Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang
-
Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya
-
Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang
-
Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube
-
Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok