News / Nasional
Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB
Kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek menabrak KRL TM6000 dengan keras di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam [Ist/neeysff]
Baca 10 detik
  • KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek mengalami tabrakan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
  • Insiden dipicu saat KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL yang berhenti akibat kecelakaan di perlintasan sebidang sebelumnya.
  • Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka serta menyebabkan gangguan total pada jadwal perjalanan kereta api lintas Bekasi.

Suara.com - Suasana di kawasan Stasiun Bekasi Timur mendadak mencekam pada Senin (27/4/2026) malam. Sebuah kecelakaan hebat yang melibatkan dua rangkaian kereta api, yakni KRL Commuter Line tujuan Cikarang dan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, terjadi di emplasemen stasiun tersebut.

Insiden yang berlangsung sekitar pukul 20.52 WIB ini mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan gangguan total pada jadwal perjalanan kereta api lintas Bekasi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tragis ini bermula dari insiden awal di perlintasan sebidang. Commuter Line (KPB-CKR) dilaporkan sempat menemper sebuah kendaraan roda empat di JPL 85 sebelum akhirnya berhenti di Jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk penanganan darurat.

Namun, situasi berubah menjadi bencana ketika KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi melaju di jalur yang sama dan menabrak bagian belakang rangkaian KRL yang tengah berhenti tersebut.

Beredar kabar di media sosial melalui unggahan warganet bahwa kendaraan diduga menerobos perlintasan kereta saat KRL melaju. Mobil yang terlibat adalah sebuah taksi daring mobil listrik GreenSM jenis VinFast.

Dalam narasi yang beredar, ada taksi yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal  sehingga menyebabkan KRL berhenti. Akibatnya, rangkaian kereta lain yang berada di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek terlambat merespon dan menabrak bagian belakang KRL.

Hal ini juga dilaporkan TMC Polda Metro Jaya. "Telah terjadi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya bertabrakan dengan KRL di kawasan Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 wib. saat ini Personil dari Satlantas Polres Bekasi masih proses Penanganan kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi timur tersebut.Insiden yang terjadi membuat jalur kereta untuk sementara belum bisa dilintasi," tulis TMC Polda Metro jaya pada Senin malam.

Meski demikian, hal ini belum dapat dipastikan. Pembaca bisa menunggu konfirmasi resmi, apakah benturan pertama tersebut menyebabkan KRL tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Di saat yang bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek dengan nomor lokomotif 2061386 diduga belum mendapatkan sinyal berhenti (merah), sehingga tabrakan di jalur yang sama tidak dapat terhindarkan.

Baca Juga: Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

Benturan keras pada bagian buritan Commuter Line mengakibatkan kerusakan parah pada gerbong belakang. Sejumlah penumpang yang berada di dalam rangkaian KRL dilaporkan terpental, mengalami luka-luka, bahkan beberapa di antaranya pingsan saat proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dan warga sekitar.

Salah seorang penumpang yang selamat, Heri, menceritakan momen mencekam tersebut.

“Commuter Line mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri.

Hingga menjelang Senin (27/4/2026) tengah malam, petugas masih berjibaku melakukan evakuasi rangkaian yang ringsek serta memastikan seluruh penumpang telah tertangani secara medis.

Respons Resmi PT KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.

Load More