News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 08:08 WIB
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]
Baca 10 detik
  • PT KAI melakukan evakuasi pasca kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
  • Operasional KRL lintas Bekasi-Cikarang dibatasi sementara untuk memastikan keamanan jalur sebelum kembali beroperasi secara bertahap siang nanti.
  • Manajemen KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan dan berkomitmen memberikan informasi berkala mengenai perkembangan penanganan di lokasi kejadian.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mengupayakan pemulihan jalur rel pasca-kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu.

Hingga Rabu (29/4/2026) pagi ini, petugas di lapangan masih berjibaku melakukan proses evakuasi sarana KRL dengan penuh kecermatan demi memastikan jalur aman dilintasi.

Operasional perjalanan KRL masih dibatasi sampai Stasiun Bekasi, untuk menghindari penumpukan di area yang masih dalam tahap penanganan.

Layanan kereta komuter lintas Bekasi-Cikarang yang sempat terganggu direncanakan mulai beroperasi kembali secara bertahap pada siang hari nanti.

“Seiring perkembangan penanganan di lapangan,” ujar VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

KAI menegaskan bahwa setiap tahapan normalisasi dijalankan dengan parameter keselamatan yang sangat ketat, sebelum layanan benar-benar dibuka untuk publik.

Petugas menggunakan alat berat mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]

Fokus utama saat ini masih tertuju pada kelancaran proses evakuasi, agar dapat berjalan dengan aman dan terkoordinasi.

“Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan kehati-hatian. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” kata Anne.

Manajemen KAI juga kembali menyampaikan rasa duka yang mendalam dan simpati kepada seluruh pihak yang terdampak oleh tragedi yang menewaskan belasan orang itu.

Baca Juga: Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Perusahaan plat merah ini tak lupa memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna KRL selama proses pemulihan infrastruktur.

Guna menjaga keterbukaan informasi, KAI berkomitmen untuk memberikan pembaruan
data secara berkala mengenai status terkini di lokasi penanganan.

Para komuter diimbau untuk tetap memantau kanal komunikasi resmi, agar mendapatkan jadwal pasti operasional kereta menuju Cikarang pada siang nanti.

Load More