-
Donald Trump menggunakan blokade laut total untuk memaksa Iran menghentikan program senjata nuklir.
-
Militer Amerika Serikat menyiapkan rencana serangan infrastruktur jika diplomasi melalui blokade ekonomi gagal.
-
Iran mengancam akan melakukan aksi balasan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap blokade.
"Pertanyaannya adalah apakah mereka akan bertindak cukup jauh atau tidak, saat ini tidak akan pernah ada kesepakatan kecuali mereka setuju bahwa tidak akan pernah ada senjata nuklir," kata Trump.
Pihak Teheran melalui media pemerintah memberikan sinyal perlawanan yang sangat serius terhadap kehadiran armada laut Amerika.
Sumber keamanan senior Iran menyatakan bahwa tindakan praktis yang belum pernah terjadi sebelumnya akan segera diambil sebagai balasan.
Militer Iran merasa telah cukup menahan diri untuk memberikan kesempatan bagi jalur diplomasi selama beberapa waktu terakhir.
Pihak Iran menegaskan bahwa kesabaran mereka memiliki batas dan respon penghukuman sedang disiapkan jika blokade tidak segera diangkat.
Ketegangan ini bermula dari tuntutan Amerika Serikat agar Iran menghentikan seluruh aktivitas pengayaan nuklir yang dianggap mengancam stabilitas global.
Pemerintah AS menggunakan kekuatan Angkatan Laut untuk menutup jalur ekonomi Iran sebagai bentuk sanksi fisik yang melampaui sekadar kebijakan di atas kertas.
Kondisi ini menempatkan kawasan Timur Tengah dalam status siaga tinggi mengingat kedua negara memiliki kesiapan militer yang saling berhadapan.
Baca Juga: UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan