-
Donald Trump menggunakan blokade laut total untuk memaksa Iran menghentikan program senjata nuklir.
-
Militer Amerika Serikat menyiapkan rencana serangan infrastruktur jika diplomasi melalui blokade ekonomi gagal.
-
Iran mengancam akan melakukan aksi balasan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap blokade.
"Pertanyaannya adalah apakah mereka akan bertindak cukup jauh atau tidak, saat ini tidak akan pernah ada kesepakatan kecuali mereka setuju bahwa tidak akan pernah ada senjata nuklir," kata Trump.
Pihak Teheran melalui media pemerintah memberikan sinyal perlawanan yang sangat serius terhadap kehadiran armada laut Amerika.
Sumber keamanan senior Iran menyatakan bahwa tindakan praktis yang belum pernah terjadi sebelumnya akan segera diambil sebagai balasan.
Militer Iran merasa telah cukup menahan diri untuk memberikan kesempatan bagi jalur diplomasi selama beberapa waktu terakhir.
Pihak Iran menegaskan bahwa kesabaran mereka memiliki batas dan respon penghukuman sedang disiapkan jika blokade tidak segera diangkat.
Ketegangan ini bermula dari tuntutan Amerika Serikat agar Iran menghentikan seluruh aktivitas pengayaan nuklir yang dianggap mengancam stabilitas global.
Pemerintah AS menggunakan kekuatan Angkatan Laut untuk menutup jalur ekonomi Iran sebagai bentuk sanksi fisik yang melampaui sekadar kebijakan di atas kertas.
Kondisi ini menempatkan kawasan Timur Tengah dalam status siaga tinggi mengingat kedua negara memiliki kesiapan militer yang saling berhadapan.
Baca Juga: UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara
-
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas
-
Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik
-
Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan