-
Donald Trump mempertahankan blokade laut Iran sebagai alat tekan utama untuk menghentikan program nuklir.
-
Militer Amerika Serikat telah menyiapkan rencana serangan infrastruktur jika negosiasi dengan Iran menemui jalan buntu.
-
Iran mengancam akan melakukan tindakan balasan militer yang tidak terduga jika blokade terus berlanjut.
Militer Iran menyatakan bahwa kesabaran dalam menunggu langkah diplomasi memiliki batas yang hampir habis saat ini.
"Pasukan bersenjata percaya bahwa kesabaran ada batasnya dan respons hukuman diperlukan," lanjut perwakilan militer Iran tersebut.
Trump sendiri mengklaim bahwa proses komunikasi masih berjalan dan pihak lawan telah menunjukkan banyak perubahan sikap.
Namun, ia menegaskan tidak akan ada pelonggaran sanksi selama ambisi senjata pemusnah massal tetap dipertahankan.
"Pertanyaannya adalah apakah mereka akan melangkah cukup jauh atau tidak. Saat ini tidak akan pernah ada kesepakatan kecuali mereka setuju bahwa tidak akan pernah ada senjata nuklir," kata Trump.
Konflik ini berakar dari upaya Amerika Serikat untuk merombak total kesepakatan nuklir yang dianggap tidak memadai.
Trump menggunakan kombinasi sanksi ekonomi berat dan blokade maritim untuk memutus pendapatan utama Iran dari sektor minyak.
Teheran merespons dengan mengancam stabilitas navigasi di Selat Hormuz, yang merupakan jalur energi vital dunia.
Hingga kini, kedua belah pihak masih terjebak dalam perang urat syaraf yang mengancam stabilitas keamanan di Timur Tengah.
Baca Juga: Pejabat Sepak Bola Iran Ditolak Masuk Kanada Jelang Kongres FIFA
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan