- Kebakaran melanda Apartemen Mediterania pada Kamis pagi, menyebabkan penghuni terjebak di lantai atas akibat kepungan asap tebal.
- Penghuni terpaksa bertahan di lantai 35 karena akses tangga darurat dan lift barang tidak aman untuk evakuasi.
- Sebanyak 87 orang berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran, sementara sistem alarm serta sprinkler gedung dilaporkan tidak berfungsi.
Suara.com - Peristiwa kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania pada Kamis (30/4/2026) pagi, menyisakan trauma mendalam bagi para penghuninya.
Salah satu saksi mata sekaligus korban yang terjebak di dalam gedung adalah Antonius, penghuni Tower C, lantai 28.
Ia menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya dan sejumlah penghuni lain harus berjuang bertahan hidup di tengah kepungan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari lantai bawah.
Kepanikan mulai melanda saat asap tebal mulai merangsek masuk ke area hunian di lantai-lantai atas.
Antonius mengaku sempat tertahan di dalam unitnya karena kondisi di luar ruangan sudah tidak memungkinkan untuk ditembus.
Pandangan mata terbatas dan sesak napas mulai mengancam nyawa para penghuni yang berada di lantai tinggi.
Dalam kondisi terjepit, Antonius beserta sejumlah penghuni lainnya terpaksa mengambil keputusan nekat dengan naik hingga ke lantai 35 demi mencari sisa-sisa udara bersih.
"Iya, sampai oleh Damkar (asap) harus divakum karena enggak bisa napas kami. Kami hanya bisa lakukan naik ke lantai 35. Enggak bisa turun ke bawah karena asap sudah sangat penuh, ya," kata Antonius kepada wartawan di lokasi, Kamis siang.
Upaya evakuasi mandiri sebenarnya sempat terlintas di benak para penghuni. Antonius dan rekan-rekannya sempat berpikir untuk menggunakan lift agar bisa segera keluar dari gedung yang terbakar.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
Namun, harapan itu pupus saat mereka melihat kondisi lift yang justru menjadi perangkap maut karena sudah dipenuhi asap.
"Kami berusaha untuk evakuasi mandiri melalui turun dari tangga darurat maupun lift barang. Ternyata, lift barang sendiri sudah dipenuhi sama asap gitu," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Ketiadaan akses keluar yang aman membuat mereka tidak memiliki pilihan lain selain berdiam diri di titik tertinggi yang bisa dijangkau sambil berharap bantuan segera datang.
Antonius menyadari bahwa memaksakan diri menembus asap di dalam lift barang hanya akan berujung fatal.
"Jadi, yang kami lakukan hanya menunggu sampai tim pemadam kebakaran menjemput. Kalau kami paksa untuk masuk ke lift barang, itu lift barang isinya asap gitu, kami pasti jatuh pingsan di sana," ungkapnya.
Dampak dari pekatnya asap tersebut mulai dirasakan secara fisik oleh para penghuni.
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
-
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS
-
Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap
-
Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6
-
Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga