- Kebakaran melanda Apartemen Mediterania pada Kamis pagi, menyebabkan penghuni terjebak di lantai atas akibat kepungan asap tebal.
- Penghuni terpaksa bertahan di lantai 35 karena akses tangga darurat dan lift barang tidak aman untuk evakuasi.
- Sebanyak 87 orang berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran, sementara sistem alarm serta sprinkler gedung dilaporkan tidak berfungsi.
Di lantai 28, sejumlah orang dilaporkan mulai mengalami gangguan pernapasan serius. Ia pun mengkhawatirkan kondisi penghuni di lantai-lantai bawah yang diprediksi mengalami situasi jauh lebih buruk.
"Saya kira yang lebih parah pasti yang lantai 28 ke bawah. Mereka mungkin mau ke atas sudah asap, bawah juga asap," kata Antonius.
Di tengah situasi darurat tersebut, Antonius meluapkan kekecewaannya terhadap sistem keamanan gedung.
Ia mempertanyakan bagaimana asap dari basement bisa merambat begitu cepat hingga lantai 28 tanpa peringatan dini yang memadai.
"Yang kami bingung, asap pekat itu sampai ke lantai 28, asapnya sangat hitam, seperti jaraknya cuma berapa meter gitu," ujarnya.
Kekecewaannya memuncak saat mengetahui alarm kebakaran dan sprinkler tidak berfungsi, padahal sebelumnya sempat dilakukan simulasi.
"Sprinkler maupun alarm tidak bekerja dengan baik. Nah, itu yang kami sesalkan," ujar dia lagi.
Hingga pukul 12.23 WIB, tercatat 87 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara sekitar 20 orang lainnya masih menanti pertolongan di dalam unit.
Petugas Damkar menggunakan taktik evakuasi berjenjang dengan tangga manual dan prosedur keselamatan ketat, di mana setiap warga diikatkan tali pengaman untuk mencegah risiko terjatuh akibat lemas atau syok saat menuruni gedung.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik
-
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS
-
Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap
-
Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6
-
Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan