Ilustrasi pengeroyokan. (Suara.com/AI Gemini)
Baca 10 detik
- Sejumlah oknum TNI diduga merusak warung kelontong di Jalan Kodam Raya, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Mei 2026.
- Keributan dipicu oleh keengganan Sertu AW membayar biaya administrasi QRIS sebesar Rp1.000 kepada pemilik warung bernama Dedi.
- Pengeroyokan oleh oknum TNI mengakibatkan korban mengalami luka fisik dan dibawa paksa ke markas mereka oleh pelaku.
Korban kemudian diseret ke depan warung dan dipukuli. Warga yang menyaksikan kejadian itu tidak berani melerai karena para pelaku mengaku sebagai anggota TNI.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah dan tubuhnya.
Korban juga sempat dibawa ke markas TNI dengan cara diseret, seolah-olah telah melakukan tindak kejahatan.
“Istrinya naik mobil polisi, suaminya diseret sama oknum TNI. Kesannya tiba-tiba dia ditusuk, padahal tidak. Dia (pelaku) mukul istrinya duluan,” pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa