- Médecins Sans Frontières menuduh Israel sengaja memicu krisis malnutrisi di Gaza melalui pembatasan bantuan kemanusiaan dan infrastruktur.
- Analisis medis periode 2025-2026 menunjukkan lebih dari separuh ibu hamil di Gaza mengalami malnutrisi akibat blokade tersebut.
- Kondisi malnutrisi ibu menyebabkan 90 persen bayi lahir prematur dengan risiko kematian tinggi serta gangguan perkembangan kognitif.
MSF menyebut pusat distribusi tersebut termiliterisasi dan mematikan, serta tidak berjalan efektif.
Data United Nations menunjukkan lebih dari 60 persen warga Palestina di Gaza kini kehilangan tempat tinggal akibat perang.
Sementara penilaian bersama PBB, Bank Dunia, dan Uni Eropa memperkirakan biaya rekonstruksi Gaza dapat menembus lebih dari 71 miliar dolar AS.
Meski gencatan senjata telah diumumkan sejak Oktober tahun lalu, situasi di Gaza masih jauh dari stabil.
Israel disebut terus memperluas penguasaan wilayah, sementara ancaman operasi militer baru kembali mencuat setelah Hamas menolak tuntutan perlucutan senjata total.
Laporan dari lapangan juga menunjukkan bantuan kemanusiaan yang masuk jauh di bawah kebutuhan.
Dari target 600 truk bantuan per hari sesuai kesepakatan gencatan senjata, hanya sekitar 150 truk yang diizinkan masuk ke Gaza setiap harinya.
Berita Terkait
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
The Bride Who Burned The Empire: Kisah Pemberontakan Seorang Putri
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27
-
Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat
-
Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih