News / Nasional
Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:16 WIB
Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan di Kota Gorontalo yang selesai dibangun Desember 2025.
  • Kawasan ini menyediakan fasilitas produksi dan rantai dingin terintegrasi untuk menjaga stabilitas harga serta kualitas hasil tangkapan nelayan.
  • Pengelolaan kawasan oleh Koperasi Merah Putih bertujuan mendukung operasional 612 nelayan aktif dengan komoditas utama tuna dan cakalang.

Diketahui KNMP Leato Selatan mencakup 835 Kepala Keluarga (KK), dengan 612 orang berprofesi sebagai nelayan aktif dan didukung 214 unit kapal perikanan. 

Kawasan ini memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar dengan komoditas utama berupa ikan selar, cakalang, dan tuna yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat sekaligus komoditas unggulan perikanan Kota Gorontalo.

Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo. (Suara.com/Novian)

Progres Pembangunan KNMP

Perkembangan pembangunan (KNMP) tahun 2025 terbagi menjadi dua tahap.

KNMP Tahap I Tahun 2025 pada 65 lokasi telah mencapai progres fisik 100 persen, meliputi pembangunan kawasan nelayan, fasilitas perikanan, infrastruktur lingkungan, dan sarana rantai dingin. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 lokasi Tahap I telah dilakukan pembayaran pekerjaan konstruksi, sedangkan 4 lokasi lainnya telah menyelesaikan BAST dan direncanakan pembayaran pada awal Mei 2026.

Sedangkan KNMP Tahap II Tahun 2025 pada 35 lokasi hingga saat ini telah mencapai progres rata-rata 40 persen.

Dalam rangka percepatan penyelesaian pekerjaan, Satgas KNMP telah meminta komitmen kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan paling lambat 31 Mei 2026 dengan menambah man power di lapangan serta mempercepat pengadaan sarana rantai dingin.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Load More