- Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan di Kota Gorontalo yang selesai dibangun Desember 2025.
- Kawasan ini menyediakan fasilitas produksi dan rantai dingin terintegrasi untuk menjaga stabilitas harga serta kualitas hasil tangkapan nelayan.
- Pengelolaan kawasan oleh Koperasi Merah Putih bertujuan mendukung operasional 612 nelayan aktif dengan komoditas utama tuna dan cakalang.
Diketahui KNMP Leato Selatan mencakup 835 Kepala Keluarga (KK), dengan 612 orang berprofesi sebagai nelayan aktif dan didukung 214 unit kapal perikanan.
Kawasan ini memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar dengan komoditas utama berupa ikan selar, cakalang, dan tuna yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat sekaligus komoditas unggulan perikanan Kota Gorontalo.
Progres Pembangunan KNMP
Perkembangan pembangunan (KNMP) tahun 2025 terbagi menjadi dua tahap.
KNMP Tahap I Tahun 2025 pada 65 lokasi telah mencapai progres fisik 100 persen, meliputi pembangunan kawasan nelayan, fasilitas perikanan, infrastruktur lingkungan, dan sarana rantai dingin.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 lokasi Tahap I telah dilakukan pembayaran pekerjaan konstruksi, sedangkan 4 lokasi lainnya telah menyelesaikan BAST dan direncanakan pembayaran pada awal Mei 2026.
Sedangkan KNMP Tahap II Tahun 2025 pada 35 lokasi hingga saat ini telah mencapai progres rata-rata 40 persen.
Dalam rangka percepatan penyelesaian pekerjaan, Satgas KNMP telah meminta komitmen kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan paling lambat 31 Mei 2026 dengan menambah man power di lapangan serta mempercepat pengadaan sarana rantai dingin.
Baca Juga: Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar