News / Internasional
Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB
Donald Trump [The White House]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Amerika Serikat merilis 160 dokumen terkait fenomena udara tak dikenal pada Jumat, 8 Mei 2026 melalui Departemen Pertahanan.
  • Publikasi arsip atas arahan Presiden Donald Trump tersebut menuai kritik karena hanya berisi informasi minim tanpa bukti signifikan.
  • Pentagon menyatakan belum mencapai kesimpulan pasti atas data yang dirilis, sementara beberapa pihak menudingnya sebagai upaya pengalihan isu.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat mulai merilis lebih dari 160 dokumen terkait fenomena udara tak dikenal atau UFO pada Jumat (8/5/2026) waktu setempat.

Namun alih-alih mengejutkan publik, pembukaan arsip rahasia itu justru menuai kritik karena dinilai tidak menghadirkan bukti besar soal kehidupan luar angkasa.

Dokumen tersebut dipublikasikan melalui situs resmi Departemen Pertahanan AS atas arahan Presiden Donald Trump.

Pentagon menyebut arsip itu dirilis demi transparansi total kepada masyarakat.

Meski begitu, banyak pihak menilai isi dokumen masih jauh dari ekspektasi.

Sebagian besar file hanya berisi gambar buram, titik cahaya di layar, hingga laporan saksi mata yang belum dapat diverifikasi.

Pentagon sendiri mengakui pemerintah tidak dapat membuat kesimpulan pasti terkait fenomena yang tercatat dalam arsip tersebut.

Dokumen rahasia mengenai objek misterius atau UFO. File merekam penampakan objek logam misterius yang tiba-tiba menghilang pada 2023. (Departemen Perang AS)

Pentagon juga menegaskan banyak dokumen belum dianalisis secara menyeluruh.

Salah satu kritik datang dari komentator Matt Walsh. Ia menyindir sebagian file hanya menampilkan gumpalan acak tanpa bentuk jelas.

Baca Juga: Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Sementara itu, seperti dilansir dari Forbes, tokoh teori konspirasi Alex Jones bahkan menyebut pembukaan arsip itu sebagai omong kosong besar.

Di sisi lain, anggota Kongres AS Tim Burchett meminta publik bersabar. Politikus Partai Republik itu mengatakan dokumen yang dirilis sekarang baru sebagian kecil dari keseluruhan arsip UFO pemerintah.

“Transparansi tidak akan terjadi sekaligus. Ini akan memakan waktu,” ujar Burchett.

Nada serupa juga disampaikan anggota Kongres Anna Paulina Luna. Ia menyebut rilis dokumen ini sebagai “langkah awal ke arah yang benar”.

Beberapa kritikus Trump menuding pembukaan file UFO sengaja digunakan untuk mengalihkan perhatian publik dari isu lain, termasuk perang Iran dan kasus Jeffrey Epstein.

Podcaster populer Joe Rogan mempertanyakan mengapa pemerintah tiba-tiba membuka dokumen UFO sekarang.

Load More