-
Pemerintah Meksiko berencana memajukan libur sekolah satu bulan lebih awal demi penyelenggaraan Piala Dunia.
-
Kebijakan ini diprotes keras karena dianggap mengabaikan kepentingan pendidikan 23 juta siswa di Meksiko.
-
Presiden Claudia Sheinbaum akhirnya menyebut rencana tersebut masih bersifat usulan yang akan ditinjau ulang.
Pihak istana menegaskan bahwa jadwal pendidikan secara definitif belum diputuskan karena masih menunggu hasil tinjauan menyeluruh.
"Jadi, ini adalah sebuah usulan. Jadwal lengkapnya belum siap, dan kami akan menunggu sampai diputuskan secara pasti," tegas sang Presiden kepada awak media.
Awalnya, keputusan mempercepat libur sekolah diklaim telah disepakati secara aklamasi oleh sekretaris pendidikan di tingkat negara bagian.
Selain faktor keramaian Piala Dunia, cuaca panas ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Amerika Latin juga menjadi pertimbangan teknis pemerintah.
Rencananya, tahun ajaran baru tetap dimulai pada 31 Agustus dengan tambahan program penguatan belajar selama dua minggu agar siswa tidak tertinggal materi.
Meksiko menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada untuk Piala Dunia FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Persiapan turnamen ini sempat dibayangi kekhawatiran keamanan menyusul operasi penumpasan kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG) yang memicu gelombang kekerasan di beberapa wilayah.
Salah satu kota penyelenggara, Guadalajara, merupakan pusat konflik keamanan tersebut, namun pemerintah memastikan telah menyiagakan ribuan personel keamanan.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan dirinya merasa sangat tenang dengan jaminan keamanan yang diberikan oleh otoritas Meksiko bagi para penggemar sepak bola.
Baca Juga: Lionel Messi Blak-blakan: Argentina Favorit Juara Piala Dunia 2026 tapi 6 Tim Ini Ancaman Serius
Meskipun jaminan keamanan diberikan bagi turis, tantangan domestik terkait integrasi jadwal pendidikan tetap menjadi isu panas yang belum terselesaikan di internal pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi